Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ruang Panas Bersama Guru Privat

Ruang Panas Bersama Guru Privat

Alexa berusaha keras untuk tidak menoleh ke arah Theo, menghindari tatapan tajam yang seolah selalu mengawasinya. Namun dari bangku sebelah, bisikan lirih kembali mengusik telinganya. "Dia tampan sekali… apa dia sudah menikah?" "Aku jadi semangat belajar kalau dia gurunya," timpal siswi lain sambil menahan tawa kecil.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Tersenyum lewat foto. “On the behalf of all students XI grade, there are so many things tt-that ... that ... that that i-i want to say here to express ho-ho-how thankful we are. I can't ... i can’t ... i ican’t find a word to express this tears of joy of---” Tanganku mengepal erat, merutuki diriku sendiri. Mengapa hal semacam ini bisa terjadi? Ayolah, Adis, tenang! “Remembering all mem-mee-memories that we have been through during this past three years. All we wwa-ant to say is we are proud to belong here, to study here and to meet all great teachers that we have ever met.”
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
TEACHER IS FALLING In Love

TEACHER IS FALLING In Love

sambung Rosni. “Hahahah aku jadi ingat cerita pengalaman kawan aku yang PKL 2 tahun yang lalu. Dia nangis karena diolok-olok muridnya, terus dia bilang gini ke murid-murid itu, ‘Ibu nggak apa-apa kalian buat seperti ini sama ibu. Lagian ibu cuma 3 bulan aja di sekolah ini,’ kata si kawan.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Napasnya diatur, tatapan penuh tekad, dan tubuhnya dibalut semangat yang tak tergoyahkan. “Genggam toya bukan seperti kau memeluk pacar. Tegakkan tanganmu!” seru salah satu pengajar senior, Yung Le, dengan suara parau membelah udara. “Maaf, Guru!” Thong Chai menegakkan posisinya. Peluh mengalir di pelipisnya, tapi semangatnya tetap menyala.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

Sera kini tinggal di akademi, bukan lagi sebagai murid, tapi pengajar muda. Meski baru berusia tujuh tahun, kecerdasannya melampaui banyak ilmuwan dewasa. Tapi yang membuat semua orang kagum bukanlah kekuatannya, melainkan caranya berbicara — lembut, sabar, seperti seseorang yang sudah hidup seratus tahun. Di kelasnya, ia menulis di papan: “Cahaya bukan hanya bersinar. Cahaya juga belajar mendengarkan bayangan.”
894 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
Pak Kades, Nikah, Yuk!

Pak Kades, Nikah, Yuk!

Namun, Eca masih menggenggam tangan salah satu siswinya yang matanya tampak mulai berkaca-kaca. “Kami nggak maksimal, Bu.” “Iya,” sahut yang lain lirih. “Tadi pas bagian tengah teh aku hampir telat masuk.” “Penampilan kami jelek, ya, Bu?” Pertanyaan itu keluar begitu pelan, seolah mereka sendiri takut mendengar jawabannya. Eca sempat terdiam beberapa detik, sambil menatap mereka bergantian.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Menancap tepat di pusat sasaran. Tidak ada yang langsung bereaksi untuk beberapa saat. Seolah semua orang perlu waktu untuk mempercayai apa yang baru saja mereka lihat. Beberapa siswa yang semula memandangnya ragu, kini mendengus kagum, beberapa lainnya hanya terdiam seolah masih tidak percaya. Shandi menatap panah itu lekat-lekat, melayang dengan sangat indah. Guru mengangguk pelan. Senyuman tipis tercipta di wajahnya. "Bagus. Guru yakin kamu berbakat. Kamu harus lebih sering berlatih."
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
The Lord of The Criminal

The Lord of The Criminal

Alisnya saling bertaut ketika melihat reaksi dari para muridnya, “Lho? Kenapa wajah kalian suram begitu?” “Saya tidak menyangka masa kecil profesor benar-benar di luar dugaan kami,” ujar salah satu murid laki-laki dengan mata berair, “Jika itu saya, saya mungkin tidak akan sanggup melanjutkan hidup!” Lumiere hanya tertawa kecil, “Baiklah. Kita lanjutkan kembali proses belajar kita!” “Profesor!” Lumiere menulikan pendengarannya. Kembali menggoreskan kapur ke papan tulis, menuliskan berbagai jenis rumus penyelesaian soal matematika.
9.98.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
Fantasy World

Fantasy World

“Wah, luar biasa” “Iya, kau benar sekali” “Tapi jika dipikir-pikir, bukankah itu cukup menakutkan” “Benar, itu dapat membakarmu” “Hei, bagaimana kau bisa melakukannya? Satu per satu murid berkomentar terhadap apa yang mereka lihat. Meskipun aku tidak dapat melihatnya. Aku yakin di dalam kerumunan sedang terjadi sesuatu yang menarik
9.86.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
Cinta Segiempat

Cinta Segiempat

Tetapi itu karakternya dan mau tak mau harus diikuti. Kadang juga beberapa murid mempertanyakan. "Kapan ya tuh guru pensiun dari sekolah ini? Males banget gue liat jenggotnya, kayak kambing jawa!" Ya! Kurang ajar kan? Masa sama guru ngatain kayak gitu? Salah sendiri killer.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai teacher quotes from students
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status