Istri Ke-4 Tuan Tanah
Pria itu ikut tertawa, “Dia sangat keras, sangat sulit mendekati Siti, sepertinya akan mustahil.”
“Jangan patah semangat, Anak muda. Selama janur kuning belum melengkung, maka masih ada kesempatan untuk mendapatkan Siti, bakar lagi semangatmu.” Lek Tejo kembali menepuk punggung pria itu beberapa kali. “Lanjutkan, aku akan istirahat dulu.” Segera ke dapur untuk mencari yang segar, duduk di sana sembari menikmati kesibukan para pelayan di dapur untuk persiapan makan siang.