Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Berasal dari Long Beach, California, Tex adalah peselancar senior, dengan rambut pirang keriting, mata biru, kulit yang kecokelatan permanen karena bertahun-tahun di pantai, dan senyum riang yang menular ke semua orang di sekitarnya. Mereka menjadi sahabat karib dan pembuat onar yang kreatif selama tiga belas bulan pelatihan. Berkali-kali mereka mendapati diri mereka bersiap di depan komandan skuadron setelah melanggar aturan di langit yang tidak bersahabat selama latihan, atau ketika mereka memulai kompetisi mabuk-mabukan dengan kelas lawan di bar pada "cucaracha days", ketika salah satu badai pasir yang sering terjadi menghancurkan jalur penerbangan. Moto Tex, “Tunggangi gelombang yang dat
102.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 79 Beses bilang teks marhabaan
Read
+Library
I Love You, Mr. Devil!

I Love You, Mr. Devil!

sapanya sopan. "Al-khair an-nur (selamat sore juga)." Rasheema menatap Kaivan dengan kening berkerut tak suka karena lelaki itu tidak mengucapkan salam padanya. "Ah, maafkan adik saya. Dia tidak bisa berbahasa Arab," cetus Kairo yang melihat arah pandang Rasheema. Rasheema mengangguk mengerti, lalu dengan satu gerakan tangannya, ia menyuruh lelaki di sampingnya untuk berhenti menyuapinya.
1011.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 401 Beses bilang teks marhabaan
Read
+Library
Dear Allah

Dear Allah

Menarik napas panjang lalu mengucap salam, "Assalamualaikum." Tetapi, tetap saja tidak ada jawaban. Rasanya semakin tidak nyaman. Ditambah tidak nyaman harus tinggal satu atap dengan mertua. Harapan Zayna setelah pulang dari hotel langsung tinggal di rumah baru, harapan itu pupus sudah. "Assalamualaikum," ulang Zayna sambil mengetuk pintu. Tok.
107.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 201 Beses bilang teks marhabaan
Read
+Library
AKIBAT ORANG KETIGA

AKIBAT ORANG KETIGA

"Iya, coba bibik tarik napas panjang, baru cerita , biar saya jelas nggak bingung begini." "Hallo, teh Fahira, ini Tania teh. Bik Atunnya nangis terus. Teh, teteh bisa kesini nggak teh?" "Eh, iya Tania ada apa? Duh, teteh bukan nggak mau ke sana. Tapi, teteh nggak mau ribut kaya tempo hari. Ada apa memangnya ?" "Hmm, kami baru saja mendapat telepon dari Mekah, Teh." "Iya, lalu? Ibu dan Bapak sehat kan?"
9.7118.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.4K Beses bilang teks marhabaan
Read
+Library
Menjadi Janda di Malam Pertama

Menjadi Janda di Malam Pertama

*Kef : Bagaimana *Kher : Baik *Jamaah : sebutan untuk kelompok dzurriyat Rasul *Ana : Saya *Ente : Kamu *Hawi : Pacar *Fatehah : Tunangan. *Zuad : Nikah *Faddhol : Silakan *Bet : Rumah *Farhan : bahagia
1068.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang teks marhabaan
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

“Что значит?[4] (chto znachit?)” “Все будет xoрошо![5] (vse budet khorosho!) Aku akan membantumu dalam hal apa pun.” “That’s funny, we’ve just met![6]” “We met like months ago.[7]” “Vkusno! Hahaha” Xabi tertawa mengingat pertemuan mereka. “Ayolah, jangan memanggilku begitu, kau membuatku malu.” ***
3.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 101 Beses bilang teks marhabaan
Read
+Library
Konspirasi Cinta Pertama

Konspirasi Cinta Pertama

Lengkap dengan sambal mentah dan lalapan daun kemanginya. Melaju kembali karena lantunan Ayat-ayat Suci Al-quran, telah menggema di mana-mana ... pertanda Maghrib akan segera tiba. "Assalamualaikum!" "Waalaikumussalaam ...!" sahut Mama Ina yang membuka pintu dengan wajah aneh. "Ayub ngambek, dari tadi nyariin kalian berdua," bisiknya yang membuat Karina dan Kayra serempak menatap ke dalam rumah.
109.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 265 Beses bilang teks marhabaan
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Santai saja!” Begitu Marsya mengomeli temannya, suara sapaan salam merambat ke telinganya. “Assalamualaikum!” sapa Darren pada mereka yang terlihat berwajah tegang. Mendadak lidah mereka kelu karena melihat sosok pria blasteran dengan aura alfa yang menguar. “Assalamualaikum wa rahmatullah!” Nuha menyapa mereka dengan begitu tenang. Alisya dan Marsya menjawab salam mereka dengan suara yang pelan.
10147.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.3K Beses bilang teks marhabaan
Read
+Library
Kuminta Talak setelah Suamiku Mendua

Kuminta Talak setelah Suamiku Mendua

Keheningan di dalam mobil pun berganti lantunan merdu suara Syeikh Abdurrahman AsSudais yang membaca Al Qur'an surat Ar Rahman. Marisa mengucap istighfar manakala surat yang dibaca beliau sampai ke ayat yang berbunyi "Fabiayyi ala i Robbikuma tukadziban" yang mempunyai arti 'Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?'
1087.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang teks marhabaan
Ipakita ang mga Review (24)
Read
+Library
Emde Mallaow
Semoga kelak Marisa dan Irawan bisa membangun kembali mahligai rumah tangga mereka yg sempat karam. Dari bab awalnya saja cerita ini sudah 'nagih'. Bagus ini cerita, bahasanya juga tersusun rapi dengan teknik pengaliran cerita yang begitu lancqr berkesinambungan.
Ardhya Rahma
Halo sahabat-sahabat Marisa. Selamat membaca kisah hidup Marisa, ya. Semoga kalian menyukainya. Mohon dukungannya untuk Marisa dengan memberi ulasan dan bintang 5. Juga vote dan gem. Terima kasih. I love You all .........
Basahin ang Lahat ng Review
Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

] ["Tidak apa-apa nak, kamu selesaikan saja kerjanya. Jangan banyak fikiran, ibu sama bapak tidak apa-apa." ["Ya sudah Bu, kalau begitu Hana tutup dulu ya ponselnya Bu!!"] ["Iya nak, assalamualaikum!!"] ["Wa'alaikumsallam"] --- "Aku harus kemana? Aku nggak punya uang sama sekali."
1070.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang teks marhabaan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status