Wait At 24
Mungkin karena mereka laki-laki, sedikit banyak mengetahui jalan pikiran setiap pasangan laki-laki saat sedang pacaran.
Ressa dan aku terus berkomunikasi melalui sms dan telepon cukup lama sampai aku masuk SMA. Meskipun kami belum pernah bertemu, sudah mulai ada rasa sayang tumbuh sedikit-demi sedikit, merasa rindu ketika salah satu tidak menghubungi, menghabiskan waktu merangkai kata untuk dikirim, menunggu setiap waktu di depan handphone, semua itu yang peribahasa bilang “rasa datang karena terbiasa”. Rasa kami, tepatnya rasaku untuk Ressa masih timbul tenggelam. Tersamarkan oleh lingkungan baru di SMA orang-orang baru terutama rasa-rasa suka yang baru pada senior-seniorku istilah kerenny
Hot Chapters