Mutasi Alam Liar
Dia hendak mengambil air mineral untuk membilas kaleng bekas makanan, tapi langsung dihentikan oleh Budi.
“Jangan pakai air mineral! Persediaan air kita sudah menipis, jangan habiskan air minum untuk hal ini,” larang Budi.
Memang, saat tadi dia sempat memeriksa persediaan, dia menyadari aliran air dan gas sudah terhenti sepenuhnya. Dua dus air mineral yang ada di sini adalah satu-satunya sumber air bersih yang mereka miliki. Tangan Jeni yang sudah memegang botol itu berhenti bergerak. Dia meletakkannya perlahan, lalu menatap Budi dengan tatapan serius.
Hot Chapters