Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengendali Arwah Terakhir

Pengendali Arwah Terakhir

“Di mana mereka meletakkan kuncinya?” Eryk beranjak ke lemari yang berisi porselin dan barang pecah belah. Dia menarik laci dengan kasar. Tangannya mencari-cari, tapi di dalam sana tak ada apa-apa. “Tidak... tidak... tidak...!” Kemudian matanya terpaku pada pot berisi tanaman. Dia menghampiri pot tanaman itu dan mengangkatnya. Eryk menimbang-nimbang bobotnya di tangan.
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as tempat pot
Read
+Library
Panasnya Ranjang Kakak Ipar

Panasnya Ranjang Kakak Ipar

seru Naya sambil mengelus pergelangan tangannya yang memerah cetak jari Dewa. Dewa berkacak pinggang, menunjuk ke arah deretan pot-pot tanaman hias berukuran raksasa yang terbuat dari tembikar tanah liat tebal di sudut taman. Pot-pot itu setinggi pinggang orang dewasa dan berisi tanah penuh beserta pohon palem hias. "Kamu lihat pot-pot besar di sana itu?" perintah Dewa dengan suara lantang, sengaja agar para pelayan yang mencuri pandang bisa mendengarnya.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 567 Times as tempat pot
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

sahut Moreno sambil menunjuk beberapa tanaman perdu yang masih berada di plastik yang teronggok di pojok kebun. Tsabitha menggeleng pelan. “Iyaa, aku belum pindah ke pot. Karena aku belum beli pot-nya! Nanti ingetin, yaa untuk beli pot pas kita pulang nanti,” “Pantesan dari tadi aku nyari-nyari potnya kok nggak ada, rupanya belum beli to? Tapi ngomong-ngomong kenapa kamu nggak bikin kebun di atas rumah kita?”
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 431 Times as tempat pot
Read
+Library
Kubuang Mantan Suami Sampah Pada Tempatnya

Kubuang Mantan Suami Sampah Pada Tempatnya

Tempat itu hampir terlihat seperti markas sebuah organisasi rahasia. Memasuki tempat itu, Adrian di sambut dengan sapaan mengejek dari teman-teman sebayanya. "Hei, ada apa dengan rautmu?" Namun, pria itu hanya merunggut saat duduk di sofa beludru lusuh. "Aku baru saja menemukannya." "Siapa? Putri dari istri keduamu? Kamu yakin menemukannya?" Adrian menjawab dengan anggukan kepala, dan sebelah alisnya yang terangkat. "Tapi sayangnya, dia tak mempercayaiku."
102.9K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as tempat pot
Read
+Library
Kembalinya sang Ahli Waris

Kembalinya sang Ahli Waris

Lantai rumah berserakan akan pecahan kepingan mulai dari sebuah tempat berbentuk segitiga sebagai tempat untuk meletakkan abu tembakau. Kemudian sebuah tempat berbentuk silinder, tingginya tak sampai 100 cm, dan dihiasi dengan lukisan ayam jago dan matahari pagi di padang rumput yang luas sebagai tempat untuk menaruh bunga. Serta sebuah tempat berbentuk bulat besar dan cukup tinggi dengan lukisan wajah istri yang sangat ia cintai, yang biasa untuk Tuan Alexi minum. Dan semuanya itu terbuat dari tanah liat.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as tempat pot
Read
+Library
PELAYAN TUAN ARTHUR

PELAYAN TUAN ARTHUR

Aku berdiri di atas karpet bermotif, dan di setiap ujung tangga terdapat pot tanaman besar berisi sejenis pohon palem kecil. Pegangan tangannya sebagian besar terbuat dari marmer dengan pinggiran berwarna emas. Lebih jauh ke sisi kanan tangga, ada pintu putih lain yang menuju ke ruangan terang benderang, dan di sisi sebelah kiri juga terdapat pintu serupa. Di balik pintu tempatku berdiri, ada meja kopi dan sofa lengkap dengan satu sofa tambahan di sampingnya.
10299 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as tempat pot
Read
+Library
Memilihmu di Kesempatan Kedua

Memilihmu di Kesempatan Kedua

"Tolong letakkan di green house." Beliau kembali mengoreksi. "Bukan. Aku sendiri yang akan mengaturnya nanti." Lalu berpikir sejenak dan melanjutkan, "Tidak... simpan dulu di green house. Jangan sampai terkena matahari langsung." "Baik, Nyonya." Pelayan itu segera membawa pot tersebut dengan sangat hati-hati. Nyonya Pradikusuma masih mengikuti bunga itu dengan pandangan hingga menghilang dari ruang tamu.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 218 Times as tempat pot
Read
+Library
Teman Tapi Panas

Teman Tapi Panas

Perintah mutlak lalu telepon dimatikan. Sejurus kemudian ponsel Andi bergetar tanda ada pemberitahuan dari aplikasi pesan. Ia baru saja ditambahkan ke dalam sebuah grup bernama "Melepas Perjaka Destra". Andi hanya mengirimkan satu stiker untuk menanggapi sapaan dari teman-temannya dan meletakkan ponsel, terdengar bunyi telepon dan Andi langsung mengangkatnya tanpa memeriksanya terlebih dahulu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as tempat pot
Read
+Library
Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!

Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!

Dhana kemudian melompat langsung ke atas tempat penampungan air. Di dekat sumur, penampungan itu ditutupi lantai beton, menjadikannya titik tertinggi di sana. "Seperti yang kalian lihat, Ratna membawa berbagai macam sayuran raksasa, semuanya berkualitas tinggi." "Usaha ingin kuusulkan untuk menghasilkan uang adalah dengan budidaya sayuran."
8.540.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as tempat pot
Read
+Library
My Boyfriend

My Boyfriend

tanya Max kesal “Cewe kemarin, Farren. Gua ajak dia, kita hunting dimana yang mempunyai spot foto bagus? Lu ada rekomendasi ga?” “Ada 1 tempat yang lagi hits banget. Jadi itu tempat di sekitaran ruko yang masih di daerah kota, kalo dari jarak rumah lu sekitar 10 menit udah sampai. Disana menyediakan beberapa fasilitas, kaya waterboom ala-ala gitu, tentunya juga ada cafe buat nongkrong.” “Terus maksud lu, gua hunting di kolam renang gitu? Max, ide lu jangan aneh-aneh deh.”
9.810.4K viewsOngoingAdded to Library 279 Times as tempat pot
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status