Sentuhan Panas Suami Dingin
Tangannya terkepal kuat, menahan marah karena sikap perempuan tersebut yang menurutnya sudah sangat keterlaluan.
"Emang iya, kenapa?" Anisa, perempuan tersebut berdecis sinis, menatap Kanza dari atas hingga bawah. "Kamu itu tidak pantas disebut seniman, Kanza. Karena sejak awal kamu datang, kamu bertujuan untuk menggoda Pak Gara bukan? Ruangan spesial, setiap hari ditemui Pak Gara, lukisan yang selalu dipamerkan dan mendapat promosi istimewa dari perusahaan. Kalau bukan dengan menggoda Pak Gara, mana mungkin kamu bisa mendapatkan itu semua."
Bab Populer