Terjerat Pesona Papa Temanku
Jarinya bergerak cepat di layar, sementara Yara mengintip penuh harap.
“Nah, ini,” ujar Elvaro sambil menunjukkan layar. “Nggak jauh dari sini. Soto daging Madura. Rating-nya bagus.”
Belum sempat Elvaro menyelesaikan kalimatnya, Yara sudah memekik kecil kegirangan.
“Yang itu! Yang itu!”
Elvaro tertawa, sungguh-sungguh tertawa, tawa yang jarang keluar di tengah padatnya hari-hari belakangan. Ia kembali menyalakan lampu sein, memutar setir mengikuti peta.