Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menyerah

Menyerah

Bersambung . Ngantuk Besti
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 644 kali sebagai terekspos
Baca
+Pustaka
TEROR BUNGA TASBIH HITAM

TEROR BUNGA TASBIH HITAM

tanyanya pada wanita itu. Amelia langsung mengangguk. "Saya bersedia Yang Mulia. Saya bersumpah akan memberikan keterangan sebenar-benarnya pada saat kejadian itu," jawabnya pelan. "Baik silakan!" "Bukan Saudara Evanio yang melakukan semua itu, Yang Mulia. Tapi Isco Daniel Ferdinand, putera Ibu Theodora Fransisca, pemilik yayasan kanker di Bogor. Saya tahu karena Isco memiliki tato bergambar kalajengking di lehernya. Wajah Isco sangat mirip dengan saudara Evanio, Yang Mulia."
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai terekspos
Baca
+Pustaka
STRANDED (TERDAMPAR)

STRANDED (TERDAMPAR)

teriak Nita. Teriakan Nita kali ini ternyata adalah teriakan terakhir bagi dirinya. Entah dendam apa sebenarnya yang ingin mereka lampiaskan, namun kali ini tubuh Nita benar-benar seutuhnya ingin mereka benamkan. Bagai terjebak dalam lumpur hisap yang mematikan, begitulah tubuh Nita kini mereka rejam. Dengan begitu cepatnya Nita terpelosot hingga terbenam dengan sempurna ke dalam lautan. Nita mengap-mengap tanpa adanya pernapasan. Tak ada lagi kini ketakutan, tak juga ada jeritan, karena Nita kini memang tak lagi bisa merasakan kesakitan. “Allahuakbar!” Teriak Syahera yang menyaksikan bagaimana kejamnya Nita ditenggelamkan.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai terekspos
Baca
+Pustaka
Aku Mati di Pernikahanku

Aku Mati di Pernikahanku

SRET! "Nggak! Eryx!" jerit Braelyn histeris saat merasakan jemari Eryx terlepas dari pergelangan tangannya untuk kedua kalinya. Pria bertopeng besi itu menatap Braelyn dengan sepasang mata merah murni yang menyala dari balik celah baja—sebuah tatapan dingin milik agen eksekutor Faksi Ardent tingkat tertinggi yang seharusnya belum diciptakan di tahun 2012. "Subjek 03 diamankan. Memulai ekstradisi ke garis waktu primer," ucap agen itu dengan suara bariton yang berat, tepat sebelum dia melempar tubuh Braelyn ke dalam celah dimensi baru yang berwarna merah darah, meninggalkan Eryx dan Kael yang berteriak histeris di tengah ledakan titik nol yang runtuh sepenuhnya.
10695 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai terekspos
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Mama Temanku

Terjerat Pesona Mama Temanku

tanya Adit tanpa menoleh. “Kerekam sih … tapi agak gelap banget. Suaranya lumayan jelas,” jawab Tigar sambil melihat hasil rekaman di ponselnya. “Yaudah. Nggak apa-apa. Hape gue lowbat dari tadi, jadi lo satu-satunya harapan,” kata Adit, memberi isyarat agar mereka segera mundur dan kembali ke arah motor. Sambil berjalan pelan menyusuri jalur semak, Tigar bertanya, “Kita langsung lapor polisi? Cerita semuanya? Bahwa Aji udah dikubur di sini?”
9.9118.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai terekspos
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
pipovernandes
Adakah penyesalan membuatmu berhenti? Atau kamu percaya adanya hal yang baik setelah sesalmu? Dino sangat takut. Anak yatim piatu penghuni panti asuhan itu harus berdamai dengan kata "berpisah", semua karena adopsi. "Hidup terkadang tak sesuai keinginan kita." Dino mengingat ucapan ibu asuhnya.
Baca Semua Ulasan
Istri Gila Pak Dokter

Istri Gila Pak Dokter

Sebuah teks tebal muncul di bawah wajah pembaca berita: “BREAKING NEWS: EKSEKUSI MATI TERHADAP PEJABAT KORUPSI RENALDY TELAH DILAKSANAKAN.” Ruangan mendadak hening. Hanya suara detak jam dinding yang terdengar pelan. "A- apa? Hukum mati?" suara Eryas memecah keheningan, lirih tapi penuh keterkejutan. Matanya membulat tajam, menatap layar tanpa berkedip. Ia bahkan tidak sadar tangan kirinya meremas ujung meja sampai buku-bukunya memutih. ‘Tidak mungkin... hukum mati? Itu... terlalu cepat.’
898 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai terekspos
Baca
+Pustaka
Fangirl Scriptbook

Fangirl Scriptbook

Eri mencolek tangannya. “Jangan ngomong gitu dong, aku cuman belum siap ngomong aja, Joyce.” Eri lalu mengambil ponselnya yang sedang dicharge. Setelah kuota internet dihidupkan, bunyi notifikasi berbunyi. “Wait, kayanya ada pengumuman bagus nih.” You Are The Winner From Indonesia Eri mengucek satu matanya. Lalu ia memandang Joyce yang mengunyah pisang goreng keduanya. “Ada apaan sih? Kamu kok kaya habis baca cerita horor gitu?” tanya Joyce.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai terekspos
Baca
+Pustaka
CINTAKU TERGADAI

CINTAKU TERGADAI

"Kau sedang apa di sini Jeanna, kau sedang memata-matai aku ya? Atau jangan-jangan ...." "Sttt!" Aku memberi kode agar Angela menghentikan ucapannya, mataku melirik kepada seseorang yang tengah berjalan mendekati aku dan Angela. "Kalian sedang apa di sini? Tau tidak, di sini itu angker, kalian bisa kesurupan!" ucap teman yang tadi memergoki aku tengah gelisah. "Kau memang sumber masalah Jeanna!" ucap Angela kesal sambil menginjak kaki ku.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai terekspos
Baca
+Pustaka
Pies of Love

Pies of Love

“Halo, semuanya. Ada pai buat kalian, nih.” “Lex, kalau lu mau pai dia bisa gue post di story gue,” kata Maya. Lalu, ia menoleh ke Erin. “Tenang aja, lu nggak perlu bayar endorsenya, kok.” “Makasih banyak, tapi nggak usah repot-repot, Kak,” ujar Erin. “Hey, let her post it. You can get some exposure from her followers.” Alex merangkul Erin. “Right, Maya?”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai terekspos
Baca
+Pustaka
FESTIVAL TERAKHIR

FESTIVAL TERAKHIR

Keyakinan semakin menggenggam erat hatinya kala netranya menemui lelaki itu kini mengepalkan tangan. “Dengan ini, pada tanggal 14 Juli 2021 tepatnya di Jakarta, perusahaan teknologi berbasis green earth, PT. Jenius Berkala telah resmi beroperasi. Dimohon untuk bapak Jevian Mavazka Pradirga selaku Direktur Perencanaan untuk memberikan sambutan.” langkah tegas ia ambil diiringi tepuk tangan meriah dari berbagai sudut lantai dasar perusahaan baru itu. Matanya bersinggungan dengan mata lelaki itu.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai terekspos
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status