Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Tak Didambakan

Istri yang Tak Didambakan

Akan tetapi, dia juga tidak akan mendapat gaji full mengingat terhitung hari ini sudah resign. Ojek pesanannya belum juga datang, Alya melihat ke layar ponsel dan terlihat ganti driver lagi karena yang tadi dicancel sepihak. Sambil menunggu, Alya memesan segelas es teh manis–menghilangkan dahaga. “Mbak Alya ‘kan?” tanya si penjual memastikan. “Iya, Bu. Saya nggak boleh pesen minuman?” tanya Alya langsung berburuk sangka menyadari tatapan ibu penjual.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Akhirnya, aku hanya bisa berkata, "Sebaiknya kamu pulang, aku harus pergi kerja." Jelas bukan itu yang ingin didengarnya. Dia bangkit dari kursi dan memegang tanganku, berkata dengan sedikit emosional, "Kak Sandy, aku cuma tertipu. Maafkan aku, ya? Aku hanya khilaf, sekarang aku sadar semua salahku. Semua yang kamu lakukan untukku, aku sudah tahu, dan aku sangat menyesal baru sekarang aku tahu kebaikanmu."
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Janggut tipis tumbuh di wajahnya. Vincent duduk di tangga batu di depan pintu sambil meminum wiski seteguk demi seteguk. Sorot tatapannya tampak kosong. Dia jatuh bebas dari puncak kekuasaan ke dalam jurang. "Putra Telantar Keluarga Gredi", "Hak Suksesi Dunia Bawah Tanah Jatuh ke Tangan yang Salah", "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan".
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

Aku hanya bisa tersenyum kecut, menatap dia pergi dengan senang Dia bilang aku istrinya, tetapi dia malah memiliki anak dengan wanita lain. Aku kembali membuka buku harian. Di sana, muncul kalimat baru: [Karena menunggu jawabanmu terlalu lama, aku kehilangan posisi di belakangnya.] Aku segera mengambil foto kelulusan kami dan menemukan bahwa posisi Rendra di usia tujuh belas dalam foto itu benar-benar telah berubah.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Terjebak Masa Lalu

Terjebak Masa Lalu

sahut pria asing itu dan mencoba meraba-raba tangan Shasha. Shasha yang semakin lama napsunya semakin berat menikmati sentuhan tangan pria asing itu di tubuhnya. Suasana malam itu jadi semakin panas dan menggairahkan untuk mereka berdua. Perlahan Shasha menggeliat di atas ranjang pria itu sembari melepaskan pakaian nya yang tembus pandang. Pria asing itu juga perlahan menikmati tubuh Shasha dengan penuh napsu dan gairah yang memuncak. Lumatan bibir diantara mereka berdua seakan tidak bisa lepas, permainan pria asing itu juga sangat lincah di atas tubuh Shasha yang sudah bercucuran keringat. Nafas napsu dari keduanya cukup hanya terdengar di telinga mereka masing-masing, karena tidak mau ada
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

Kemana Mas Ragil pergi? Keesokan harinya, saat hendak pergi bekrja, aku melihat pintu kontrakannya terbuka dan segera menghampirinya. Aku terkejut melihat Mas Ragil meringkuk di karpet tebal miliknya sambil menutup muka. “Lestari ...! Lestari ...!” Dia merintih seperti seorang yang sedang menangis karena kehilangan kekasihnya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Dia memang bukan orang baik yang taat pada agama, tapi Ernest yakin kalau Tuhannya selalu ada untuk membantunya. Dia berlari ke terminal untuk mencari penerbangan yang menuju Indonesia, sebab saat ini jam menunjukkan pukul 6 kurang lima belas menit. "Bu bisa tolong beri tahu aku, apa ada penerbangan ke Indonesia untuk jam 6?" Ernest bertanya dengan tergesa-gesa. "Ya ada, tapi sepertinya kamu terlambat. Karena lima belas menit lagi pesawat akan lepas landas."
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Ayah terjebak dalam kesedihan karena kehilangan Ibu, dia sulit menerima kenyataan itu. Sejak saat itu, dia sangat membenciku. Dan aku tetap menjaga rahasia Ibu, tidak ingin Ayah mengetahuinya. Aku pikir seiring berjalannya waktu, Ayah akan memaafkanku. Namun, ternyata, dia begitu membenciku sampai berharap aku mati. Kini, harapannya sudah terwujud. "Kak Teddy, Kakak sudah pergi begitu lama, kenapa kamu masih tidak bisa melupakannya? Tsunami itu bukan sesuatu yang bisa diprediksi oleh Yolanda!"
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

TAMAT ---------------------------------- o0o ---------------------------------- BEDA ALAM Written by David Khanz ---------- o0o ---------- Sial! Maaf, jika awal cerita ini kumulai dengan kata tersebut. Itu rutuk terhalus yang ingin diucap, usai menahannya dari beberapa waktu lalu. Bagaimana tidak, di tengah perjalanan malam ini, harus terhambat dengan masalah tak diharapkan. Perkara klasik. Ban kendaraan bocor setelah menginjak kerikil tajam. Dalam kondisi melaju cepat, karena ingin segera tiba di rumah, sempat beroleng-oleng berapa saat hingga akhirnya terjerembap di pinggiran jalan.
8.512.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai terlaksana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status