Hasrat Terlarang Seorang Tutor
Akibatnya, bagian dadaku terbuka sedikit, lekuk yang terhimpit oleh dadaku itu terlihat jelas.
Di bawah sorot matanya aku bergetar pelan, merasakan tubuhku mulai memanas. Kenikmatan yang menggelora bercampur kekosongan perlahan membakar kewarasanku. Surya menelan ludah, pandangannya menyapu ujung rok pensilku, saat berbicara nadanya terdengar sarat makna.
“Ibu Lisa, ya? Kita pertama kali bertemu. Anda sama seperti yang diceritakan putri saya, cantik sekali.”