4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT
“Wahai kegelapan yang sembunyi di balik terang, terbitlah! Wahai jiwa-jiwa yang terhempas dari langit dan tertolak oleh bumi, datanglah! Wahai kebencian dan dendam yang bersemayam di hati manusia, berkobarlah! Aku berseru pada gerbang neraka di bawah lapisan bumi yang ketujuh, terbukalah! Hadirlah kau, wahai sukma yang menyimpan amarah! Aku mengundangmu ke tempat ini!”
Tiba-tiba awan hitam pekat muncul mendindingi segenap nabastala. Semua cahaya bintang sirna seketika olehnya. Tak ada sinar bulan dan tak lagi apa pun di langit, yang jadi sumber penerangan bagi mereka malam itu hanya tinggal obor-obor api yang masih menyala.
Dewa Kalajengking berkata kepada enam pendekar di sekelilingnya, “Sa
Bab Populer