Tante, Berhentilah Mengejarku
Mesin dinyalakan, knalpot menggelegar pelan, dan angin sore langsung menerpa wajahnya saat melaju di jalan arteri yang mulai macet ringan.
Sepanjang perjalanan, pikiran Andre terbagi: antara godaan Bu Erika yang terasa seperti jebakan, nostalgia Rina yang tiba-tiba muncul kembali dengan pelukan lama dan ciuman pipi yang hangat, dan kehangatan Mila yang selalu jadi tempat pulang. Angin sore yang sejuk membawa aroma bunga kamboja dari pinggir jalan, tapi tidak cukup untuk mendinginkan panas di dadanya—panas yang lahir dari hasrat yang semakin tak terbendung.