Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
(Not) One Night

(Not) One Night

Saking takut istrinya kecantol cowok kuliahan yang seumuran dan jelas lebih muda dari Alan. "Aku sudah bilang berkali-kali kalau Mas Alan adalah cinta pertama dan terakhirku. Aku tidak mungkin berpaling," ucap Evelyn. Setelah urusannya di depan meja rias selesai, Evelyn pun berjalan mendekati ranjang. Tanpa malu atau canggung, Evelyn langsung naik ke atas pangkuan Alan. Menyingkirkan buku yang sedang Alan baca.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as the first one
Read
+Library
Haid Pertamaku

Haid Pertamaku

--Haloo, Mella, ini Tante Sonya --ohh, Tante Sonya, aku kira nomor siapa? --Iya, ini Tante pinjam handphone-nya Indah, Tante ada kabar bagus nih, bisa ketemuan nggak? --Bisa Tante, tentu saja bisa. --ya sudah, Tante langsung ke rumah kamu saja yah. --Ok, Tante, Mella tunggu yah --Ok. Tante Sonya lantas mematikan hubungan sambungan telepon dengan Mella, dan bersiap-siap untuk pergi.
1037.8K viewsOngoingAdded to Library 907 Times as the first one
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Kocak! Nuha berdiri di depannya mirip seorang komika. “Sebentar, Pak! Jangan disela Pak! Saya belum selesai bicara.” Nuha berdeham. “Baiklah, perpu pertama ialah harus saling terbuka dalam hal apapun!” Darren menyandarkan tubuhnya kemudian menyilangkan salah satu kakinya. Masih mengulum senyum menyaksikan tingkah istrinya.
10147.6K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as the first one
Read
+Library
Primadonaku

Primadonaku

seru madam. Andre yang di tek naskah hanya diarahkan memeluk dan mendekatkan bibirnya ke bibir Niken itu, tak tahan melihat bibir merah jambu merekah di bawah bibirnya. Reflek mendaratkan bibirnya. Untung kemarin Yusril langsung berteriak. "Cut!" Andre tersenyum saat itu. "Jadi begini. Untuk para pelanggan terima kasih sambutannya. Untuk model yang masih ori ini dan betul betul original perawan asli ..." madam Sonya mengangkat kedua jempolnya dengan kerlingan mata.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as the first one
Read
+Library
The First and Only One

The First and Only One

'Senyumnya sangat indah.' 'Aku jatuh cinta Van.' 'Dia cinta pertamaku. Kau dengar, Van. Aku jatuh cinta untuk pertama kalinya. Hahaha ...' 'Dia sangat cantik.' 'Aku ingin mengenalnya lebih jauh,' 'Kau lihat gelang ini? Ini dia yang membuatnya sendiri, Van. Aku berhasil mendapatkan ini darinya. Kau pun harus punya satu untuk membantunya, aku akan membelikan ini untukmu juga.'
107.2K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as the first one
Read
+Library
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Eriska dan Arziko saling tatap, dengan Arziko yang mengangkat satu alisnya. “Permainan baru akan dimulai, Arziko Pratama,” kata gadis itu dengan nada lantang. Tidak peduli jika Viona akan mendengarnya atau tidak. Membuat Arziko berdecak jengkel dan memutar tubuh untuk meninggalkan tempat tersebut. Dia mendadak was-was. ###
6.7K viewsOngoingAdded to Library 235 Times as the first one
Read
+Library
Cinta Pertama Suamiku yang Belum Usai

Cinta Pertama Suamiku yang Belum Usai

Setelah Naretta kembali menjadi dokter kandungan, USG janin pertama yang dia tangani adalah anak dari suaminya dan cinta pertama sang suami. Dia menatap data pasien dengan saksama, suaranya bergetar. "Sus, suami pasien ini ... Jenson? Apa sistemnya error?"
3.8K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as the first one
Read
+Library
CALL ME NUMBER ONE

CALL ME NUMBER ONE

ucap Number One merasa bersalah. Namun wanita dihadapannya tak merespon apa-apa. Mona masuk, lalu menutup pintu kamar. Ia berjalan mengikuti Number One. Lelaki itu langsung masuk ke kamar mandi, sementara Mona langsung mengambil tempat duduk di sofa. Pandangan pertama, perjumpaan pertama, jatuh cinta pandangan pertama. Itulah yang Mona rasakan saat ini. Membuat dirinya menjadi bisu. Tak mampu berkata apa-apa.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as the first one
Read
+Library
Satu Atap

Satu Atap

“Ada, Mas. Mau merek apa?” Rakha ngucek tengkuknya sendiri, ngerasa canggung. “Apa aja deh… yang paling akurat.” Kasir itu ambilkan satu kotak kecil, lalu naruh di meja kasir. Kotak mungil itu rasanya lebih berat dari apa pun. Rakha lempar pandang ke arah barang itu, lalu buru buru gesek kartu. Selesai transaksi, kasir masih sempat senyum sopan. “Semoga bermanfaat, Mas.”
855 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as the first one
Read
+Library
Malam Pertama dengan Orang yang Tak Dicinta

Malam Pertama dengan Orang yang Tak Dicinta

“Wah! Penawaran yang sangat menggiurkan, tapi aku nggak mau ditipu olehmu. Setidaknya, beri aku kepercayaan di awal agar aku lebih semangat saat melakukan tugas yang kamu berikan.” “Kirim nomor rekeningmu.” “Baiklah, Sayang. Kapan aku harus melakukannya?” “Intai saja. Kalau dirasa aman, lakukanlah. Lebih cepat, akan lebih baik.” “Oke. Aku tunggu uang transferannya dulu.” ***
103.6K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as the first one
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status