Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Sementara itu… Setelah setengah hari berlalu, Hunter Scorpion dan Shadow Chameleon tiba di sebuah pemukiman kecil yang hanya dihuni oleh beberapa puluh pria, tanpa wanita maupun anak-anak. Pakaian mereka lusuh, kulit mereka terbakar matahari, tampak seperti rombongan pelaut yang tersesat jauh dari jalur perdagangan. Shadow Chameleon segera mengaktifkan penyamarannya.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as the hunting party
Read
+Library
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Mereka datang dengan semangat membara, mata mereka menyala penuh ambisi. “Ayo buka pintu Hutan Larangan!” teriak salah satu hunter, wajahnya penuh antusias. “Kami sudah tak sabar untuk berburu! Segera buka portalnya!” seru yang lain, disambut riuh rendah suara para peserta yang gelisah.
9.8227.9K viewsCompletedAdded to Library 7.5K Times as the hunting party
Show Reviews (66)
Read
+Library
LINDA GUNAWAN
awalnya keren. warna silatnya kental. di kisaran 75-80% alurnya malah bukan cerita silat, sepertinya sdh kehabisan cerita, malah cerita ala pokemon/pokemon go/cerita ala games muncul. please deh...mending gak usah maksain konflik sikat menjadi konflik games.
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Read All Reviews
Pengamat Takdir: Pemegang Kendali Tersembunyi

Pengamat Takdir: Pemegang Kendali Tersembunyi

Berdiri di ambang pintu, pedangnya sendiri masih bersinar, tapi wajahnya penuh luka baru yang belum ada pas terakhir aku liat dia. "Kalian," katanya, matanya nyapu kami satu-satu—dan aku liat dia sempet berhenti agak lama di Ayu, kayak gak nyangka ada anak kecil di rombongan ini—"kalian gak seharusnya nyampe sejauh ini." "Bukan salah kami," kata Mirna, nada suaranya masih ada sisa gemetar tapi tegas. "Ada makhluk namanya Hunters. Kami lari."
101.9K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as the hunting party
Read
+Library
Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

Disampingnya berdiri Neil berjalan dengan senapan di tangan, lima anjing pemburu yang dibawa Declan dan Fiona berjalan pelan di depan. Suara burung pheasant terdengar dari kejauhan, sayapnya berdesir di antara pepohonan. Declan berhenti, memberi isyarat dengan tangan agar Neil, Lucy dan Fiona bersiap. Cahaya matahari mulai menyoroti dedaunan dan pohon tinggi. Declan berbisik, “Tenang. Biarkan matamu mengikuti gerakannya. Jangan terburu-buru.”
5.9K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as the hunting party
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Bree juga perlahan turun dari punggung Rad, dan meski tahu tak akan banyak berguna, Bree kembali menarik pedangnya. Semua hunter itu berpenampilan hampir identik. Menyandang pedang di punggung, crossbow menempel di lengan kanan. Memakai baju dari kulit yang terlihat ringkas, agar mereka bisa bergerak lebih gesit tanpa terganggu pakaian. Setelah menghitung dalam hati Bree menemui angka sepuluh di akhir. Rad benar, mereka bergerak berkelompok. Tadi Bree tidak yakin bagaimana jumlah bisa menjadi faktor penentu kemenangan.
9.538.9K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as the hunting party
Read
+Library
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

"Ibu membutuhkan kayu untuk memasak." "Aku segera ke sana," jawab Jasper, menyisir rambutnya dengan jari. Reyna mengangguk, tapi tidak beranjak. "Hari ini berbeda," katanya, suaranya lebih rendah. "Malam ini Perburuan Malam." "Perburuan Malam?" Jasper mengerutkan dahi. "Tradisi klan. Setiap bulan purnama, para pemuda berburu monster di bagian terdalam Hutan Zal-Umar." Reyna menghela napas.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as the hunting party
Read
+Library
Pendekar Ular Emas

Pendekar Ular Emas

Suara binatang dan serangga malam bergema di sekitar tebing, beriringan dengan angin malam yang berembus hingga menusuk kulit. Di perkemahan yang berada di bawah bukit, para pemburu harta mengerubungi api unggun yang berkobar lumayan besar untuk menghangatkan diri mereka. Semuanya terlihat mengelilingi api hangat itu sambil mengobrol satu sama lain sambil menenggak beberapa gelas arak. Terlihat seseorang di antara mereka yang merupakan ketua sekte pendekar mengangkat gelas kayu yang lumayan besar untuk mengajak semua orang bersulang. Teriakan bernada semangat terdengar lantang dari mulutnya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as the hunting party
Read
+Library
RATU YANG HILANG

RATU YANG HILANG

"Apa yang akan kita lakukan, Bos?" Sadam Bhisma menyeringai. "Kita buru mereka. Anggap saja ini permainan. Dan kita adalah pemenangnya." Ia mengeluarkan pisau berburu dari sarungnya. "Aku ingin merasakan sendiri bagaimana rasanya menghabisi pengkhianat itu." Bram mengangguk, semangat berburu membakar dadanya. "Saya siap, Bos!" Sadam Bhisma mengangkat tangannya, memberi isyarat. "Ayo kita mulai perburuan!"
103.8K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as the hunting party
Read
+Library
Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang

Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang

Dengan waktu yang diberikan cukup lama yaitu hingga matahari besok terbit di pagi hari, jadi mereka terlebih dahulu harus menyiapkan minuman dan makanan sebelum tanda turnamen dimulai. KIIIT! BAM! Bunyi petasan di langit menandakan perburuan telah dimulai. Suasana di dalam hutan menjadi dingin. Semua berwaspada sebab bisa saja musuh menyerang tanpa sepengetahuan. “Kak Haoyun, Kakak pertama, mendekatlah! Jangan berjauhan!” Insting Songrui dalam perburuan sangat kuat! Perasaan sedang diawasi oleh musuh membuat sepasang matanya memperhatikan sekeliling.
8.4101.0K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as the hunting party
Read
+Library
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Teriak pak Kastan sambil terus berlari. Kampus yang tadinya sepi, sekarang ramai kembali. Para wartawan, mahasiswa, dosen, polisi dan masyarakat setempat mengerumbungi tempat kejadian. Ini adalah pertama kalinya pembunuhan dalam sepuluh tahun terakhir ini. Motif dibalik pembunuhan ini juga belum terungkap. Polisi juga sedang mengembangkan kasus ini.
9.93.2K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as the hunting party
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status