Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Daughter's Teacher

My Daughter's Teacher

“Aku mau ngecek laporan dari bimbel aja, Ma.” “Kamu udah hamil tua, nggak usah kerjalah, Sayang.” “Nggak kerja kok, Ma. Cuma ngecek laporan aja.” “Ya udah deh, asal nggak capek-capek aja. Oh iya, Mama manggil orang dari salon langganan Mama buat datang ke sini loh. Mungkin sebentar lagi orangnya datang, jadi kita berdua bisa tetap melakukan perawatan walaupun kita hanya ada di rumah,” ucap Monica.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai the monster here wants maternity leave
Baca
+Pustaka
DERITA WAJAH JELEK

DERITA WAJAH JELEK

Dengan berat hati, wanita cantik tersebut akhirnya menurunkan putranya sendiri dengan tatapan serius yang langsung ditujukan kepadanya seperti tatapan harimau betina yang ganas. “Ya sudah, kalau tidak mau berbicara lagi dengan Mama sampai kapan pun, Hafa boleh pergi melihat Monster itu sekarang. Namun, jangan salahkan Mama kalau tidak ada uang jajan lagi!” ungkap wanita cantik tersebut dengan tegas.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai the monster here wants maternity leave
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

“Icha, sini hp Mama. Mama mau ngomong sama Mbak-mu.” Icha memberikan ponsel itu pada Mama Mas Wira. Icha kembali ke tempat duduknya dan melanjutkan makannya. Aku sendiri sudah menghabiskan makananku. “Ma, Leya nggak bisa pulang liburan akhir tahun ini. Salam untuk calon adik iparnya Leya ya. Bilangin ke Wira jangan terlalu dingin ke Fita.”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai the monster here wants maternity leave
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi ke Zaman Ajaib

Reinkarnasi ke Zaman Ajaib

"Jelas-jelas ini anaknya sendiri. Kenapa malah merasa mual?" Kabar tentang Klan Serigala yang melahirkan monster segera tersebar luas. Bahkan, sampai menarik perhatian dukun Klan Foniks. Dukun itu menatap monster yang meneteskan air liur di hadapannya dan bertanya pada Dianti. "Bu Dianti, apa kamu makan makanan yang nggak biasa selama kehamilanmu? Logikanya, anak ini harusnya normal."
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai the monster here wants maternity leave
Baca
+Pustaka
Rahim Sang Mantan

Rahim Sang Mantan

"Maksud, ibu?" "Kamu jangan sok tidak tau, Maura. Yudha pria yang menginginkan keturunan. Jika saja kamu bisa hamil dan punya anak, sudah pasti Yudha akan betah di rumah dan tidak akan mementingkan pekerjaannya," cibir Monika dengan senyum remeh. Maura diam seribu bahasa. Ingin membalas perkataan pedas mertuanya namun dia tak sanggup. Karena memang itulah yang terjadi dengan hidupnya saat ini. Dia mandul.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai the monster here wants maternity leave
Baca
+Pustaka
Hot Mother

Hot Mother

Biasanya anak-anak seusia El masih sering bermanja-manja kepada kedua orang tuanya. “Mommy-mu bekerja setiap hari ya?” tanya Arnold dengan senyum tipis. Jika kembali dipikirkan, mana mungkin seorang istri pengusaha seperti Nicholas bekerja keras seperti ini. Akan tetapi, sekali lagi Arnold teringat jika di antara El dan juga Nicholas tidak ada hubungan sama sekali. El mengangguk antusias. Anak itu memang senang bercerita dengan orang yang dianggap cukup dekat. “Dari kecil mommy selalu bekerja. Sewaktu di Milan juga begitu.”
1050.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai the monster here wants maternity leave
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Savitri
novel ini keren banget sih kalo kata gue ya... Melihat sisi lain dari kehidupan seorang wanita yang memang seringkali tuh kompleks banget. Apalagi seorang single parent yang memang ga mudah. Nice book to read nih, guys!!
Amy_Asya
Halo, kali ini datang bawa cerita baru lagi, loh! Buat yang penasaran, kalian bisa ketik judul "30 Hari bersama Ceo Angkuh" di kolom pencarian, ya, atau bisa ketik nama pena aku. Cerita kali ini lebih fresh, dan lebih manis. Jangan lupa kasih dukungan kalian juga, ya. Aku tunggu!!
Baca Semua Ulasan
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Rasanya seolah-olah aku dibawa ke sana hanya untuk menjadi penonton adegan yang mengerikan dan menakutkan itu. Graham menarik putriku makin mendekat ke bawah kasur yang gelap dan berbahaya. Anna memberontak, mencoba berpegangan pada kaki kasurnya, menangis dan menatapku, meminta tolong. “Tolong aku, Mama …. Jangan biarkan monster ini menangkapku!” pintanya sambil menangis. Aku menangis sedih, tidak mampu menonton tanpa bisa melakukan apa-apa. Monster itu menarik putriku makin dalam sambil tersenyum dengan mengerikan ….
9.286.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai the monster here wants maternity leave
Baca
+Pustaka
The Prosecutor Secret Lust

The Prosecutor Secret Lust

Berdesis penuh kebencian, bibir Xavion berkata, “Seperti kubilang tadi, Mommy akan melakukan apa pun juga untuk mendapat apa yang diinginkan.” “Dan karena aku anak Mommy, maka aku akan meniru apa yang Mommy sudah lakukan. Yaitu, berbuat apa pun untuk mendapat keinginanku!” Terkekeh seram, tegas ucapan Xavion terdengar, “Yang aku inginkan adalah perusahaan ayahku! Untuk mendapatkannya, aku bersedia melakukan apa pun. Termasuk melempar Mommy ke dalam penjara!” “Mommy sudah berbohong seumur hidup padaku! Tak pernah kukira selama ini aku hidup dengan seorang monster!”
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai the monster here wants maternity leave
Baca
+Pustaka
The Last King

The Last King

Matanya melotot, dengan mulut tersumpal kain. "Oh Ratuku. Mengapa ini bisa terjadi padamu?" Raja mengusap wajah mendiang Ratu dengan pilu. "Monster! Ada monster di Istana ini!" teriak Tabib Istana ketakutan. "Ratu telah melahirkan seekor monster!"
106.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai the monster here wants maternity leave
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status