TERNYATA AKU YANG KEDUA
Usai memastikan suaminya berangkat dengan aman, Leona kembali masuk kedalam rumah.
"Bisa tidur semalam, Bik?" tanya Leona, membuyarkan lamunan Sulis yang tengah fokus mencuci piring. "Astagfirullah, Nyah! Ngagetin aja," sahutnya, wajahnya memerah. "Mana mungkin bibik bisa tidur nyenyak, setiap kali menatap kasur itu, merinding rasanya, Nyah," jelas Sulis dengan ekspresi ketakutannya yang tak terbendung.
Mata Leona yang sembab mencerminkan duka yang belum hilang. Tak bisa dipungkiri bahwa dia baru bisa terlelap dengan tenang setelah menunaikan shalat subuh.
Bab Populer