PETARUNG JALANAN RUNGKAD JAGATGENI
Han tersenyum, “aku tidak pernah melupakan siapapun. Terutama kita berlima. Sejak SMA kita selalu bersama, sudah seharusnya kita tidak melupakan satu sama lain. Kenapa kamu tidak pernah menjawab WA dari teman-teman lain?”
Engkus menunduk dan tersenyum malu-malu, “aku tidak pantas berteman dengan kalian. Aku cuma tukang pukis. Bukan orang sukses.”
Garin mencibir, “Wasu. Nggak gitu juga, Nyuk. Kita ini berlima. Bersatu kita teguh, berlima kita ngumpul kalo ada lawuh! Ra peduli kowe sopo, tidak peduli kamu ini siapa yang jelas kita ini satu.”