Samaran Terakhir
Mereka semua berjalan perlahan ke tengah cahaya.
Adrian bertanya, “Ke mana mereka pergi?”
“Ke Bab yang Tidak Pernah Diakui,” jawab sang Narasi Purba. “Bab tempat semua cerita yang dianggap terlalu gelap, terlalu menyakitkan, dan terlalu jujur… disimpan.”
Dan kali ini, Adrian tahu: ia akan masuk ke sana. Ia akan membaca, dan tidak menghindar.
Ia melangkah melewati cahaya, bersama Lena dan para pembaca yang telah menjadi penulis.