Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hati yang Tak Pernah Siap

Hati yang Tak Pernah Siap

“Jangan bicara seperti itu... Aku masih di sini... Aku belum pergi.” “Aku tahu kamu nggak bisa datang setiap kali aku butuh kamu,” Rayyan melanjutkan dengan suara pelan. “Tapi asal kamu tahu, aku nggak akan pergi ke mana pun. Aku di sini. Nunggu kamu... sampai kamu bisa lepas dari semuanya.” “Jangan bilang seperti itu...” Zea menekuk kepalanya. “Aku bahkan nggak bisa menjanjikan apa-apa. Aku bahkan nggak tahu... sampai kapan aku bisa begini.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as tidak pernah
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

tanya Rara dengan hati hati sekali "Mamaku meninggal karena menderita penyakit yang aku tidak tahu apa, Papa pun sepertinya enggan untuk bercerita kenapa mama bisa pergi selamanya." "Kau tidak mempunyai keinginan untuk mempertemukanku dengan Papamu?" tanya Rara setelah mereka terdiam sesaat tadi. "Tidak!" Jawaban tegas Evan membuat mata Rara melotot sempurna. "Kenapa, kau ada masalah dengan Papamu?" "Kau akan tahu nanti, Ini hanya masalah waktu saja. Aku harap kau tak membahasnya lagi." Bukannya menjawab pertanyaan Rara, Evan malah menunjukkan muka tak suka.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as tidak pernah
Read
+Library
Aunty Cantik untuk Daddy

Aunty Cantik untuk Daddy

Tidak lagi. ^^^^
106.0K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as tidak pernah
Read
+Library
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Hiraya memelankan suaranya, dia juga tidak enak hati pada Ernest yang duduk di sampingnya. ["Bagaimana aku bisa tenang saat tahu fakta ini hah? Kau sengaja tidak pernah menghubungi kami di Indonesia karena alasan itu juga kan?"] "Mam tenang dulu, aku--"
2.1K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as tidak pernah
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

"Semua itu nggak akan pernah bisa kamu berikan." Rangga terhuyung mundur beberapa langkah, seolah-olah seluruh kekuatannya baru saja direnggut paksa dari tubuhnya. Binar cahaya di matanya perlahan-lahan meredup, lalu padam. "Lintang," gumamnya lirih. "Hubungan kita selama bertahun-tahun ini, apa kamu benar-benar nggak merindukannya sedikit pun?"
2.2K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as tidak pernah
Read
+Library
Indy Shinta
Maaf, sempat cuti nulis krn fokus mengurusi paksu yg sdg pemulihan pasca pendarahan di jantung. Makasih ya sudah setia menantikan Bara & Cheryl. Sudah update lagi yaa. Sedikit lagi menuju tamat nih :)
Miumiu Dara
menunggu bab selanjutnya & nanti di bab itu ada tulisan: sy terima nikah & kawinnya Cherry Anandita... (semoga dpt suami yg bener sayang, setia& cinta sm Cherryl), hayo dong Thor kasih bab yg banyak, kok klo weekend kadang ga di upload bab baru. semoga Thor sekeluarga sehat
Read All Reviews
CINTA UNTUK GADIS TERNODA

CINTA UNTUK GADIS TERNODA

I never said that we would die together that doesn't mean it was a lie, remember-Lewis Capaldi_Forever" Besok tamat ya geng 🤗
2.5K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as tidak pernah
Read
+Library
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Di vila Keluarga Wardana, Arnold duduk di sofa ruang tamu sambil mengetuk layar ponselnya pelan dengan ujung jari. Sudah seminggu. Amelia tidak mengirim satu pesan pun kepadanya. Tidak ada telepon, bahkan media sosialnya pun tidak diperbarui. Ini terlalu tidak normal. "Arnold, menurutmu yang ini bagus nggak?" Stella mengenakan gaun baru dan berputar satu kali di depannya sambil tersenyum manis. Arnold memaksakan senyum tipis dan menjawab seadanya. Namun, pandangannya masih terus tertuju pada ponselnya.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as tidak pernah
Read
+Library
Jika Warna Tidak Pernah Ada

Jika Warna Tidak Pernah Ada

Sudah cukup namun belum sempurna. “Lio gak pernah pergi kok, Ma.” Mamanya kini memberikan tatapan senang namun sedih secara bersamaan. Kulit yang samar-samar memunculkan keriput tipis membuat Lio tidak bisa menahan rasa sedihnya. “Lio janji gak akan pernah pergi.” Senyuman Lio tercipta dengan sempurna. Menatap mamanya dengan penuh bahagia.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as tidak pernah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status