OUCH IT'S YOU
Mastiin semua tiket bisa ter-claim dan semua kelebihan bagasi terbayar.
Penerbangan kami jam sembilan malem. Berarti, kalau semua lancar, nyampai Jakartanya jam sepuluh. Baru ngebayangin kasurku di apart, terus tempat spa langgananku aja, aku sudah begitu semangat. Kayaknya hal baik saat dapat kerjaan keluar kota adalah, pulangnya bisa spa. Titik.
“Sorry Mbak Na. Mau tukeran kursi nggak?” Bisik Ben yang nggak cuma mengagetkan Mbak Nana di sampingku, tapi juga aku yang duduk di kursi tengah.
Hot Chapters