Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sekamar dengan Atasanku

Sekamar dengan Atasanku

Yuneri ATR
Apa jadinya jika asisten dan atasan harus berbagi kamar penginapan yang sama? Tentu saja hal ini menjadi beban perasaan bagi seorang Nita. Terlebih adanya larangan ketat soal hubungan asmara antar sesama karyawan di kantor. Namun gara-gara mahluk bernama ayam, kehidupan Nita seakan tidak lepas dari sang atasan yang bernama Kandar. Atas suatu kondisi mereka terpaksa melakukan hal yang terlarang. Bagaimana perjalanan kisah ini?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
Bukan Teman Tapi Sekamar?

Bukan Teman Tapi Sekamar?

LianaAdrawi
Konten Dewasa 18+ Harap bijak dalam memilih bahan bacaan! “Apa sih di dunia ini yang tidak bisa kubeli dengan uang?” kata Amanda, gadis berusia 25 tahun anak crazy rich jakarta yang memiliki stasiun televisi lokal. Dengan percaya dirinya ia bilang hal ini pada sahabatnya yang sesama orang kaya juga. “Hoaaahh! Gue suka gaya loe!” Mereka berdua tersenyum senang setelah membeli harga diri seorang pelayan dengan uang. Apapun yang Amanda inginkan bisa dia dapatkan dengan mudah tinggal menjentikan jari dan menggesek kartu berwarna hitam saja, semua beres! Hari bahagia Amanda berubah saat dia menyetujui persyaratan dari ayahnya untuk mendapatkan sesuatu. Amanda tiba-tiba pingsan dan ketika ia sudah bangun, gadis ini mendapati dirinya ada di sebuah kasur, tidur bersama seorang pria yang sama sekali tidak ia kenal. Apa yang telah mereka lakukan semalam dan sekarang dia sedang ada di mana? Amanda berakhir di pulau terpencil bersama seorang pria bernama Senja yang memiliki sikap dingin. Mereka berdua harus berakhir satu rumah, menyelesaikan misi dalam reality show yang diadakan sebuah stasiun televisi demi mendapatkan tujuan yang berbeda. Sayang, jalan tak selamanya mulus. Bumi dan langit seolah bersatu untuk menjatuhkan keduanya. Senja menjadi setengah gila karena mengurus Amanda yang tidak memiliki keahlian apa pun. Sementara Amanda frustasi karena sikap judes Senja dan ingin menyerah sejak hari pertama. Hidup satu rumah dengan orang yang berbeda 180’ membuat hidup mereka seperti di neraka. Benarkah demikian?
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 874 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
Teman Sekamar Selebriti (Indonesia)

Teman Sekamar Selebriti (Indonesia)

Deedein
Seluruh daratan Italia tahu bahwa Benjamin Marchetti adalah aktor paling panas dan seksi, tetapi tidak ada yang tahu jika pria itu ternyata sudah menikah dengan Abigail Russell, jurnalis yang menulis artikel tentang hubungan Benjamin dengan lawan mainnya di film. Hal itu juga, yang memicu pernikahan Abigail dan Benjamin ada di ujung tanduk.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
Menantuku Selalu Menyembunyikan Makanan di Kamarnya

Menantuku Selalu Menyembunyikan Makanan di Kamarnya

Azu Ra
Nina adalah seorang menantu yang zalim pada Bu Ami, mertuanya sendiri. Dia amat kikir dan suka menikmati makanan di kamar tanpa berbagi pada mertua dan adik-adik iparnya. Sementara sang suami, Wahyu bekerja di luar Kota hingga tak tahu perbuatan istrinya yang buruk itu. Bahkan Nina berselingkuh dengan teman kerjanya sendiri, Joko. Sampai dia bercerai dengan Wahyu dan meninggalkan anaknya sendiri, Adel. Tapi sayang, Joko bukan orang baik dan Nina harus kembali bercerai setelah anaknya dari suami keduanya itu lahir. Nina pun pergi dari kampung tersebut, namun kembali setelah dua puluh lima tahun kemudian bersama anak dari Joko, yaitu Genta. Nina mencintai anak lelakinya dengan sangat, tapi tidak pada anak pertamanya, Adel. Bahkan dia tidak ingin mengakui darah dagingnya tersebut. Sampai di mana, Retno, menantunya sendiri yang tak lain istri Genta memiliki sikap buruk seperti dia di masa muda, dan membongkar kejahatan Nina selama ini hingga membuat Genta kecewa pada ibunya. Nina pun ditinggal oleh Genta dan Retno, pada akhirnya Nina menyesali segala perbuatannya pada Adel terlebih pada mantan mertuanya, mendiang Bu Ami. Nina benar-benar menuai apa yang dia tanam selama ini.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
Menikahi Gadis Malam

Menikahi Gadis Malam

"Astaga! Bagaimana mungkin aku bisa menikah dengan pria itu!" ucap Alin saat melihat gerombolan pria sangar berpakaian serba hitam dengan gerakan tegas itu. Alin kini berada di kamar lantai dua, bangunan megah itu. Melihat banyak gerombolan pria itu membuatnya bergidik ngeri, sambil menggigit bibir bawahnya. Ia masih berdiri tegang di samping tirai jendela kaca itu. "Tapi, perjanjian itu sudah terjadi, dan akad akan berlangsung lima belas menit lagi, oh Tuhan!!!" Alin akhirnya kembali ke ranjang king size yang sudah didesain seperti ranjang pengantin dengan sepasang handuk yang di bentuk sepasang angsa di tepian-nya itu. Suara derap langkah kaki yang terdengar semakin mendekat ke kamar itu membuat suasana semakin tegang, matanya pun tampak awas memandangi pintu bercat putih itu. 'Krieek' "Permisi Nona! Kami MUA yang di bayar oleh tuan Rizan untuk merias Nona!" Kini, Alin agak bernafas lega. lalu ia tersenyum getir memandangi tiga orang wanita yang membawa koper make up itu. Bagaimana kelanjutan kisah Alin dan Rizan? Yuk, baca ceritanya sampai tuntas 😊
10580 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
Wanita Malam Presdir Kejam

Wanita Malam Presdir Kejam

AREA DEWASA 21+ Di dalam sebuah kamar apartemen mewah dan begitu megah dengan fasilitas lengkap, seorang wanita tengah memandang keluar dari jendela menatap butiran air hujan yang membasahi kaca. Ia termenung sesekali menghela nafas seolah tengah memikirkan sesuatu. Tok... Tok... Tok.... Lamunannya terhenti kala terdengar suara ketukan pintu. ia bergegas berlari ke arah sumber suara. Clek... Dengan gembiranya wanita bernama Sofia Andaresta 27 tahun itu membuka pintu, tampak seorang laki-laki berusia 30 tahunan langsung memeluknya. "Aku merindukanmu!" "Aku merindukan tubuhmu" Bisik pria itu di kuping Sofia, membuatnya sedikit geli. *** Penasaran dengan Kelanjutannya? yuk Lanjut di baca...
498 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
Rasa Tanpa Tatap

Rasa Tanpa Tatap

Yuendha
Liburan musim panas kali ini, Ayers memilih berkunjung ke sebuah desa kecil bernama Mittelbergheim di Alsace, Prancis. Untuk merasakan langsung kehidupan pada abad pertengahan, Ayers menyewa salah satu rumah penduduk desa, di mana dirinya selalu mendengar suara nyanyian dari seorang gadis yang tinggal di sebelah rumah tersebut. Suaranya bagus dan Ayers sangat menyukainya. Tapi anehnya gadis itu tidak pernah kelihatan saat siang hari. Dia hanya muncul saat malam untuk bernyanyi di depan jendela kamarnya yang kebetulan bersebelahan dengan kamar Ayers. Beberapa kali Ayers menyapanya, namun jangankan merespons, melihat Ayers saja pun gadis itu enggan. Siapa sebenarnya gadis itu? Kenapa dia tidak pernah keluar rumah seakan tak ada yang boleh melihat dirinya, dan kenapa dia selalu mengabaikan Ayers?
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
Kekasih dari masa lalu

Kekasih dari masa lalu

Im Novia
Setiap rumah memiliki jendela dan setiap jendela memiliki cerita." Youmna memiliki kebiasaan menatap dunia melalui sebuah jendela, baginya seperti halnya menonton film, selalu ada hal yang dinanti-nantikan. Momen ketika sosok pria di masa lalu muncul dihadapannya dan pernah menorehkan sebuah tinta hitam dipertemukan kembali ke masa kini tapi dalam sentuhan yang berbeda. Apa yang akan terjadi setelah ini? Akankah Youmna bersama dengan sosok itu? Dengan segala kisah masa lalu yang rumit serta kebencian sedalam mata kaki?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

Langkah Hera terdengar pelan di lorong hotel. Sepatu hak pemberian tamu ke-2 ini terlalu sempit, itu sudah 5 tahun lalu, tapi ia belum mampu mengganti sepatu prada yang seperti itu . Bagi orang lain, gaun merahnya mungkin tampak mewah. Bagi Hera, itu cuma seragam. Topeng. Tangannya menggenggam erat tas kecil Hermes pemberian tamu ke-3. Di dalamnya hanya ada dompet tipis, lipstik murahan, dan kartu mahasiswa yang hampir jatuh tempo. Mahasiswa. Ya, itulah Hera di siang hari. Mahasiswi Sastra tahun akhir. Tapi di malam hari… ia menjual dirinya. Ia tidak pernah menyangka akan sejauh ini. Semua karena satu hal, uang. Adiknya butuh operasi, dan orangtuanya bahkan tak mampu bayar listrik. Hera belajar terlalu dini bahwa cerita di buku-buku tak pernah menyelamatkan orang miskin. Dan malam ini, ia harus menghadapi klien yang berbeda. Klien yang bahkan manajer tempat “kerjanya” tadi berulang-ulang, mengingatkannya, “Jangan macam-macam. Dia bukan orang biasa.” "hmm memangnya tamu seperti apa dia?" Hera menghitung jemarinya "oh, pria ini adalah tamu yang ke-9" Hera menghitung mereka untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia tidaklah semurahan itu. Managernya selalu bilang " Jangan banyak pilah pilih, untung cantik kalau tidak mah bisa gawat!" Pintu kamar 1705 terbuka otomatis. Sosok pria duduk di kursi dekat jendela, punggungnya menghadap Hera. Gelas anggur di tangannya berkilau diterpa cahaya lampu kristal. Pria itu bahkan tidak menoleh ketika Hera masuk. “Duduklah.” Suaranya berat, dalam, tapi tenang. Hera menelan ludah. Biasanya klien akan langsung tersenyum, meraba atau yang paling ekstrim langsung menerkamnya tanpa busana. Tapi pria ini? Ia hanya memandang keluar jendela, seolah keberadaan Hera bukanlah hal penting.
576 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
NAWAITU: Niat Awal Menuju Ridho Ilahi

NAWAITU: Niat Awal Menuju Ridho Ilahi

Mereka dikenal sebagai empat pengacau di Pesantren Nurul Hikmah. Namun, hanya sedikit yang tahu misi rahasia mereka: menjadi bayangan yang menyelinap untuk mengoyak tirai ketidakadilan. Berbekal niat yang lurus, mereka meretas sistem yang bengkok, membuktikan bahwa untuk menjaga kehormatan, cara tak terduga terkadang menjadi satu-satunya jalan. Selamat datang di kisah Arnav Hafizam Rahandika dan kawan-kawannya.
10837 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tirai jendela kamar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status