Mimpi Buruk Dunia Persilatan
Rapatkan Barisan
Lan Shi dan Sahara sudah tiba di kota sungai darah, sepasang kekasih berjalan di alun-alun kota, setelah beberapa tahun tempat sungai darah yang dulunya angker, sekarang jadi tempat yang begitu ramai, dua sosok berhenti saat melihat ada yang bertarung di arena pertandingan bebas, semua orang yang menonton bersorak memberikan dukungan, Lan Shi dan Sahara menggunakan topeng membuat dua sosok tidak dikenali siapapun.
"Hajar dia!"
"Bunuh dia!"
"Hajar!"
"Serang!" teriak penduduk kota.
"DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" satu Petarung terlempar mundur.
"Haha… Ten Ji, sekarang kamu tidak bisa kemana-mana… menyerahlah atau aku patahkan tulangmu!"
"Menyerah, Liu Long… itu penghinaan sebaga
Hot Chapters