Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Antara Benci dan Cinta

Antara Benci dan Cinta

Aku baru saja mau bicara, tetapi Bryan menguap dan bilang kalau dia mengantuk, nanti bahas lagi setelah bangun tidur. Sementara Bryan sudah naik ke lantai atas, aku mentertawakan diriku sendiri. "Pria yang selama ini kubantu, ternyata pria yang jahat dan nggak berperasaan." Ponsel Bryan ditaruh di meja, tidak dia bawa ke atas. Banyak pesan yang masuk. Aku ingin membacanya, sayangnya dia sudah mengganti kata sandi ponselnya.
6.8K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Mereka hanya diam, dan satu per satu, mulai memudar—seolah-olah nama mereka telah membuka gerbang yang lama tertutup. Setelah malam itu, gurun tetap tenang. Namun Tilangkar berubah. Di pusat kota dibangun Taman Bayang Lama, tempat di mana warga bisa membaca puisi para pengasingan, menulis kenangan mereka sendiri, dan mengukir nama-nama lama di batu terang. Zuminten sering duduk di sana, membaca puisi dari Toru yang dia temukan di bawah batu kristal:
101.7K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Read
+Library
Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Penduduk berbisik-bisik tentang pertanda buruk, tentang kutukan, dan tentang kekuatan misterius yang mengancam kota mereka. Di puncak bukit yang menghadap kota, dua kelompok berdiri terpisah—aliran putih di timur dan aliran iblis di barat. Mereka saling menatap dari kejauhan, kebencian dan persaingan berabad-abad kembali menyala dalam diam. Tian Zhang menggenggam topeng misterius di dalam jubahnya, merasakan ukiran kuno di bawah jemarinya. Matanya menyipit saat menatap ke arah kota yang mulai terbangun.
1026.7K viewsCompletedAdded to Library 614 Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Show Reviews (22)
Read
+Library
Kedai ARYA
masih ingin membacanya tor, tapi mo gimana lagi updatenya aja kek males2an kadang sehari cmn 2 bab coba kl update itu minimal 5 bab per hari jd semangat bacanya, kl updatenya sedikit2 ya kita mo bacanya juga nunggu rapelan beberapa hari biar enak bacanya jd dpt alur cerita nya
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Yaitu ajian Benteng Angin Perusak Bumi. Tinju Bara Yuda yang telah mengandung ajian Pembeku Darah andalannya itu bertemu dengan telapak Pendekar Sinting. Bersamaan dengan Antasena yang juga melepas serangan ajian sakti Tapak Ular Kuning miliknya!
1011.2K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Read
+Library
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Raja yang bijaksana itu yakin bahwa pasukan Kerajaan Karangtirta bisa mengalahkan para pemberontak dengan menggunakan cara baru dalam bertempur. Sisa-sisa prajurit yang berjumlah empat puluhan orang itu telah masuk benteng dalam. Benteng dalam merupakan benteng lapis kedua yang sangat kokoh. Tiyasa, Pandansekar, Banaswarih, dan seluruh pengawal, juga telah berada di dalam benteng lapis kedua itu. Setelah Raja Tiyasa dan seluruh prajurit dan pendukung yang masih setia pada raja masuk, benteng ditutup dengan palang baja.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Read
+Library
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Rapatkan Barisan Lan Shi dan Sahara sudah tiba di kota sungai darah, sepasang kekasih berjalan di alun-alun kota, setelah beberapa tahun tempat sungai darah yang dulunya angker, sekarang jadi tempat yang begitu ramai, dua sosok berhenti saat melihat ada yang bertarung di arena pertandingan bebas, semua orang yang menonton bersorak memberikan dukungan, Lan Shi dan Sahara menggunakan topeng membuat dua sosok tidak dikenali siapapun. "Hajar dia!" "Bunuh dia!" "Hajar!" "Serang!" teriak penduduk kota. "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" satu Petarung terlempar mundur. "Haha… Ten Ji, sekarang kamu tidak bisa kemana-mana… menyerahlah atau aku patahkan tulangmu!" "Menyerah, Liu Long… itu penghinaan sebaga
9.5455.0K viewsCompletedAdded to Library 11.8K Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Show Reviews (59)
Read
+Library
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Read All Reviews
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Lian Tian menatap mereka—mata yang kini seperti menyimpan cahaya dari dua dunia Langit di utara menjingga. Awan-awan tebal berputar perlahan, seolah menghindari sesuatu yang tak kasat mata. Di balik puncak-puncak karang merah, benteng raksasa muncul dari kabut seperti hantu masa lalu—Benteng Langit Merah, tempat para bayangan pertama kali dibentuk dan disebar ke dunia manusia.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Read
+Library
Lintas Takdir dan Kutukan

Lintas Takdir dan Kutukan

Bab 25: Badai di Puncak Kegelapan Ananta, Randu, dan Sekar berdiri di tepi tebing yang menghadap ke Benteng Kegelapan. Di bawah mereka, lembah yang sunyi dan mencekam dipenuhi dengan bayangan bergerak, seolah tanah itu sendiri hidup. Asap hitam pekat naik dari puncak benteng, menyelimuti langit malam dalam kegelapan yang menyesakkan.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

Bab 74: Benteng Awan Darah Angin di atas jurang Tianmeng membawa bau besi dan abu. Kabut merah pekat bergulung dari lembah, menyelubungi dunia dalam warna luka yang tak sembuh. Di tengahnya, menara raksasa menjulang: Benteng Awan Darah, tempat perang langit terakhir pernah pecah... dan nyaris menghapus ras naga.
107.4K viewsOngoingAdded to Library 257 Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
3.0K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as tirani dan benteng: dua kumpulan puisi
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status