CINTA DALAM DUSTA : AKU BUKAN WANITA LEMAH
Arga lalu mengecek komputer, namun saat mengecek komputer wanita yang dicintainya tiba-tiba kejang, mengeluarkan air liur, berteriak-teriak, dan kencing di celana.
“Tante, Alinta kenapa lagi. Aku sedih melihatnya.” Arga mendekat ke Alinta, laptopnya tidak sempat ia tutup.
“Alinta kamu harus sadar. Aku butuh kamu sayang. Kita belum jalan-jalan ke ancol. Kamu harus kuat sayang,” ucap Arga. Air matanya menetes, pikirannya bercampur antara ekonomi yang sedang merosot dan kesehatan Alinta yang memburuk. Tak lama kemudian, Alinta sudah sadar. Namun, Arga masih menangis.