Sentuhan Adik Sahabatku
Tak ada kata, tak ada tekanan—hanya sentuhan yang mulai menguak kehadiran satu sama lain, membiarkan hangatnya malam melekat di kulit dan jiwa.
“Aku buka, ya...”
“Hmm,” angguk Jennar.
Tangan Birru merayap ke punggung Jennar, jemarinya berhati-hati menyentuh kaitan bra. Perlahan, dia melepaskannya, membuat tali tipis itu terlepas dari bahu jenjang.