PEMBALASAN DENDAM ZENITH
"Saya akan mulai sekarang."
Pria itu mengangguk puas. "Bagus. Aku Barto. Panggil saja aku begitu. Aku akan mengawasi dari sana."
Barto duduk di bangku kayu tak jauh dari situ, sementara Clive mulai bekerja. Peti pertama terasa berat, tapi setelah sepuluh tahun latihan di Kuil Surgawi, beban itu terasa ringan. Ia mengangkatnya dengan mudah, menumpuknya dengan rapi di dalam kereta pertama. Lalu peti kedua, ketiga, dan seterusnya.
인기 회차