Mahligai Skandal
Aini tersenyum ketika pelayan datang membawa secangkir kopi khas Nanggroe dengan gumpalan asap menawarkan aroma biji kopi pilihan yang dapat menenangkan saraf-sarafnya.
Pria keren itu memperhatikan Aini, dan itu dirasakan olehnya. Dia modar-mandir seperti setrikaan di hadapan Aini, sedang melayani pengunjungnya. Lalu, seorang pria paruh baya datang menyapanya, "Dia Akmal, peracik kopi sekaligus barista di kedai ini," suara bapak tua yang ternyata pemilik kedai sederhana tempat Aini singgah datang menjelaskan. Gadis itu mengkerut kening sambil berfikir, aku tidak bertanya, apakah engkau harus menyampaikan, bapak?
Bab Populer