Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
 LOVE YOU MBAK SANTRI

LOVE YOU MBAK SANTRI

Tapi kini si penunggu kantin juga manggil sebutan 'dek' "Kalu kamu Din?" tanya ke santri wati berkrudung hitam. "Sama es juga mbak." "Kalau kamu mbak Anim" "Aku mau kopi," jawab mbak santri yang memakai jilbab ungu. Jarak kami hanya dua meter jadi aku bisa memandangnya lebih jelas lagi. "Ini Kang kopinya," kutrima satu gelas kopi hitam yang ia ulurkan padaku.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

Aini tersenyum ketika pelayan datang membawa secangkir kopi khas Nanggroe dengan gumpalan asap menawarkan aroma biji kopi pilihan yang dapat menenangkan saraf-sarafnya. Pria keren itu memperhatikan Aini, dan itu dirasakan olehnya. Dia modar-mandir seperti setrikaan di hadapan Aini, sedang melayani pengunjungnya. Lalu, seorang pria paruh baya datang menyapanya, "Dia Akmal, peracik kopi sekaligus barista di kedai ini," suara bapak tua yang ternyata pemilik kedai sederhana tempat Aini singgah datang menjelaskan. Gadis itu mengkerut kening sambil berfikir, aku tidak bertanya, apakah engkau harus menyampaikan, bapak?
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Pelayan Cantik Sang Presdir

Pelayan Cantik Sang Presdir

tanya Max sembari memiringkan badannya melongok wanita itu yang sejak kedatangan Gael jadi super kalem. "Memang kenapa kalau dua? Saya kan lembur, jadi butuh kopi ekstra." Pura-pura santai, Serena menarik boks kopi itu. "Makasih ya, Gael. Lain kali saya traktir kamu kopi juga."
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 762 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

tanya Grita. "Sama kan saja denganmu." Grita mengangguk, ia berdiri dan menghampiri penjual untuk memesan. Warung kopi ini tidak terlalu ramai, hanya ada Grita, Dodi dan 3 orang lelaki dewasa yang duduk tak jauh darinya. Warung kopi ini terletak di dalam gang, tidak sulit menemukannya karena berada di dekat jalan raya. Lampunya remang-remang, juga hanya terdapat 6 meja dan kursi panjang. Dan kondisinya juga bersih tanpa sampah.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Mabuk Janda

Mabuk Janda

ujarku sambil mengambil posisi duduk kursi bagian tengah warung itu. "Tunggu sebentar ya Mas." Gadis itu dengan cekatan membuatkan kopi hitam. Mendadak timbul pikiran nakalnya. Sekilas dia melihat Pria itu yang sedang tidak memperhatikannya. Kemudian diam-diam, dia mencampur kopi itu dengan obat kuat. Obat yang dipercaya bereaksi hanya hitungan menit saja. "Ini Kopinya Mas." Gadis itu meletakan secangkir kopi dihadapanku .
9.9208.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.7K kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Meminang Bu Dosen

Meminang Bu Dosen

“Aku pulang kalau kamu gak ngaku.” “Iya, iya. Warung kopi. Aku ini penjual minuman. Gak masuk kriteriamu, kan, buat jadi suami?” “Kopipiko,” ucap Tita tanpa merespon kalimat terakhir Gala. “Kok tahu?” “Aku udah curiga aja pas kamu ajak ke Kopipiko dulu. Kamu bilang ownernya Dodi, tapi foto di dinding wajah kamu semua.”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
MADried Couple (Indonesia)

MADried Couple (Indonesia)

Ia beranggapan jika buku dan kopi adalah dua hal yang bisa menciptakan suasana romantis yang tak terbantahkan. Kara yang baru selesai mencuci cangkir kopi melongok sejenak ke arah depan lewat celah kecil di dinding yang membatasi area dapur dan barista. Rumi terlihat masih mengobrol ria dengan ‘Om-nya’ yang ternyata bernama Fatur, Pria berumur 40 tahun yang mengaku Duda dengan satu anak.
5.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Between Revenge and Love

Between Revenge and Love

tanya Andini sambil matanya menyisir setiap menu yang tersedia. Barista lelaki itu menunjuk sebuah nama menu andalan di kedai kopinya. “Kita punya es kopi susu spesial. Kenapa spesial? Di atasnya akan ditambah dengan whipped cream. Rasanya tidak terlalu manis, namun cukup manis untuk membuat suasana hati kakak lebih baik sesaat setelah meneguknya.” “Kalau kopi hitam, Kakak punya rekomen?” “Kopi luwak, Kak. Saya merekomendasikan kopi luwak untuk pacar Kakak yang ada di dalam mobil.” Barista itu menunjuk Liam yang terlihat sedang menunggu di belakang kemudinya.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Di Balik Kemudi Sang Pemegang Kendali

Di Balik Kemudi Sang Pemegang Kendali

Beberapa blok dari terminal, ia menemukan sebuah kedai kopi kecil yang tampak mengundang, dengan papan nama kayu bertuliskan Dime Brew Café. Tempat itu tampak hangat, dengan jendela besar yang dihiasi dekorasi musim gugur — daun-daun maple tiruan bergelantungan di sisi kaca. Catelyn membuka pintu, lonceng kecil di atasnya berdenting lembut. Suasana di dalam nyaman. Wangi kopi segar dan kayu manis memenuhi ruangan. Beberapa pelanggan duduk santai, berbicara dalam bisikan rendah, menikmati siang hari yang lengang.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Di belakang punggungku, Bang Jali bergumam pada temannya yang baru datang: "Anak ini pendiam, ya. Tapi rajin. Kerja tidak banyak bicara." Aku tersenyum kecil. Jika kau tahu, Bang Jali. Jika kau tahu siapa yang kau ajak bicara. Warung kopi milik Mak Yem berada di tikungan Jalan Melati, tepat di batas antara daerah kostku dan wilayah kerja Bang Jali. Warungnya hanya gerobak dorong dengan tenda plastik biru. Tapi setiap pukul empat pagi, tempat itu selalu ramai oleh tukang ojek, buruh pasar, dan pemulung lain yang butuh kafein sebelum matahari terbit.
776 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status