Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIKEJAR DUDA KEREN

DIKEJAR DUDA KEREN

Tangannya mengangsurkan sebuah permen karet. “Nggak, makasih.” Brian memasukkan permen karetnya ke dalam saku celana. Satu tangannya dia masukkan ke dalam saku, dan yang lainnya kembali mengetuk-ngetuk dinding elevator. Jena berdecak kesal. “Bisa nggak, nggak usah ngetuk-ngetuk gitu?! Berisik!” Brian mengernyit, namun tidak peduli. Dia masih mengetuk-ngetuk dinding elevator sampai perempuan itu menghentakkan kakinya kesal.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai tulisan dinding keren
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Di dinding, dia mulai menggambar—bukan dengan tinta, tetapi dengan arang dari bara yang dia temukan membara sendiri di halaman belakang. Satu gambar memperlihatkan Tilangkar retak seperti pecahan kaca, dengan figur berjubah terang berdiri di satu sisi dan sosok bertanduk di sisi lain. Di bawahnya, ada tulisan kuno: “Yang menjamah cahaya dengan gigi kekuasaan, hanya akan melahirkan malam yang menyamar sebagai siang.” --- Hara dan Dinding Dalam
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai tulisan dinding keren
Baca
+Pustaka
Menikah untuk Uang

Menikah untuk Uang

Monkey Forest, adalah dua kata pertama yang Kinan jumpai begitu maniknya bergulir menatap dinding batu di jalan masuk utama lokasi pariwisata ini. Terukir jelas dan cukup besar. Sebuah dinding kokoh yang telah berdiri gagah selama beberapa abad lamanya menurut beberapa sumber terpercaya. Begitu kaki melangkah, dinding-dinding dengan relief berbentuk kera tergambar bagai lembaran sejarah di sisi kanan dan kiri. Terlihat menakjubkan!
106.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai tulisan dinding keren
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Galeri itu, yang dulu jadi ruang penuh rahasia dan sunyi, kini menjadi rumah bagi dua perempuan yang akhirnya belajar menerima luka sebagai bagian dari warisan. Terakhir, Darian menempelkan tulisan tangan di dinding dekat pintu keluar galeri. “Setiap karya punya penanda. Tapi galeri ini bukan soal akhir. Ini tentang yang tertunda dan keberanian untuk melanjutkannya.” – C.A. Averine melihat tulisan itu. Ia menoleh ke Darian. “Kapan kamu nemu tulisan itu?” Darian mengangkat bahu. “Di belakang lukisan paling pertama yang dia pajang.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai tulisan dinding keren
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Bisa jadi mereka akan begadang terus. Aku mengernyit melihat coretan rancangannya. Bagus, tetapi masih terasa kosong. “Mas Suma. Di bagian dinding sebelah sini, pasang tiang untuk gantungan tanaman hias. Jadi masih terbuka, tetapi lebih nyaman.” Aku menunjuk dinding yang kosong. Membayangkan ada tanaman hijau yang menjulur dari pot-pot yang tergantung, kok sepertinya indah, ya.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46.4K kali sebagai tulisan dinding keren
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Madu Untuk Istriku

Madu Untuk Istriku

Tidak banyak hiasan dinding di ruang tamu itu. Hanya ada jam dinding dan hiasan kaligrafi di bawahnya. Di atas kusen pintu di bagian dalam, juga terdapat ukiran kaligrafi yang Tari yakin isinya ayat kursi. Sepintas Tari melihat, rumah Dani tak semegah milik orang tuanya. Secara memang dia berasal dari keluarga yang berada. Rumah milik orang tua Dani hanya rumah biasa dengan cat yang hampir memudar. Lantainya juga masih plesteran semen, bukan keramik mewah.
1091.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai tulisan dinding keren
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Hanya bunyi langkah… dan jantung yang berdetak lebih cepat dari biasanya. Di dalam terowongan itu, mereka menemukan sisa-sisa masa lalu: tulisan di dinding, coretan nama-nama yang sudah tak terdengar, dan jejak yang tak pernah disapu waktu. Satu di antaranya membuat Renai berhenti. Di dinding kiri, tergores sebuah tulisan: "Kalau kau membaca ini, berarti kami gagal menyelamatkan segalanya— tapi mungkin,
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai tulisan dinding keren
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Mereka tampak sangat kompetitif, tapi tertawa lepas setiap kali ada yang gagal memasukkan bola. Setelah acara selesai, Jagad mengajak Jihan jalan-jalan ke pinggir lapangan, tempat ada sebuah tembok yang baru saja selesai dicat mural oleh anak-anak. Di sana tertulis: *RESONANSI: Suara Kami, Detak Kami.* "Gue udah mutusin, Gad," kata Jihan pelan. Jagad berhenti berjalan. Dia menatap tembok itu, nggak berani menatap Jihan. "Kapan lo berangkat?"
894 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai tulisan dinding keren
Baca
+Pustaka
Rahasia Nara

Rahasia Nara

sahut Mas Apsa sambil melangaknke arahku dan melihat apa yang terkapar di lantai. Kumpulan kutipan puisi. Potongan koran bekas yang sudah menguning. Kertas origami hitam putih yang digunting acak. Serta lem perekat dan isolasi bening. “Hmm… Nara ingin mengubah dinding polos ini menjadi sedikit estetik ya?” tutur Mas Apsa yang ujung telunjuknya tengah meraba dinding toko buku. “Iya, Mas. Menurutmu bagus tidak?”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai tulisan dinding keren
Baca
+Pustaka
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

"Di bagian tengah ini akan aku letakkan satu buah TV LCD yang menempel di dinding. TV itu hanya akan memutar iklan ataupun pengetahuan produk rokok K.C Tobacco." Semua orang angguk-angguk dengan ide Kevan. Kemudian, kedua mata Kevan terpaku pada dinding putih polos tanpa wallpaper ataupun tanpa perpaduan warna. Dia tersenyum. "Rasanya tanganku gatel kalo liat dinding polos kayak gini!" seru Kevan. Ziyad tidak mengerti. Dia bertanya, "Jadi, dinding ini sengaja dikosongin, Tuan?"
9.8128.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tulisan dinding keren
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Halo, Zoyaliciouz! Alhamdulillah, buku Bodyguard tamat hari ini. Thank you so much buat semua pembaca, Bang Nano, Kak Nismairmadiana, Kak KidOO, Bang Ovan, Bang Regazza, Bang Quden and semuanya. Zoya nggak bisa sebut satu-satu (≧⁠▽⁠≦) Kalian luar biasa dan kalianlah motivasi aku menulis.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status