DIJODOHKAN MAMA
Flower Lidiamama lelahpap mata menangisdendam membara sang doktersuami mama lita meninggal
“Check… one, two, three… check… mic-nya nyala, Bu!”
Suara tukang sound menggema nyaris kayak konser di stadion.
Ziva yang sedang menata bunga di meja langsung nengok.
“Mas! Suaranya jangan kayak mau manggung di Senayan, ini acara tujuh bulanan, bukan konser Koplo!”
Mas sound cengengesan. “Hehe, maaf Bu Ziva, kebiasaan kalo udah pegang mic tangan gatal pengen nyanyi.”
Beliebte Kapitel