Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Toga Pengorbanan Mama

Toga Pengorbanan Mama

"Hushhh,, ojo gangguin bapak mu, De'ene wes tenang , nang alam sana " sambil menempelkan jari telunjuk nya dibibir ku. Dan tiba- tiba "Krukkkk ....krukkkk .krukkk" Suara petek sopo iku.. Kok deres kali suara neh, ampe masok nang nomah.. Iku ra' suara petek loch mbok , Iku surah ne ' peteng ara di isi no''. Kanggo sayur bunga gandol.
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 74 Beses bilang tulisan sound yang benar
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Penjelasan ditutup dengan pertanyaan retoris: “Apakah hasilnya terlihat mulus? Mungkin. Apakah maknanya sama? Tidak.” Bagian 2: Cara kerja splice voice‑over. Di sini Sinta menggunakan analogi napas. Ia menambahkan grafik waveform yang menandai notch berulang tiap 4 detik—titik kecil tempat gate menutup kebisingan lalu membuka lagi agar potongan terdengar menyatu. Inez mencantumkan potongan audio pembanding: satu file wawancara asli (agar terdengar ritme napas utuh), satu file hasil splice (ritme napasnya “terlalu rapi”). Keterangan singkat di bawahnya: “Ritme manusia tidak konstan seperti metronom; audio yang terlalu rapi biasanya melalui gerbang.”
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang tulisan sound yang benar
Read
+Library
WHERE

WHERE

Jawab siswa-siswi dengan kompak. “Bagaimana liburannya? Apakah menyenangkan? Saya ingin kalian menceriterakan liburan kalian diselembar kertas. Dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar dengan kata yang tidak boleh disingkat. Pulpen tinta hitam dan tidak diperkenankan menggunakan tipeks. Minimal delapan paragraph, dalam satu paragraph terdiri dari enam kalimat dan dalam enam kalimat terdiri minimal 12 suku kata.” Semua siswa-siwi mengeluh. Ada apa dengan Ibu Tiffany? Adakah sesuatu yang mengganggu pikirannya? Sehingga ia seperti ini?
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 102 Beses bilang tulisan sound yang benar
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Suara melengking terdengar, dan gelombang suara yang terwujud, seperti pedang tajam, menerjang ke segala arah. Ta-da!
109.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 233 Beses bilang tulisan sound yang benar
Read
+Library
IPRIT

IPRIT

suruh orang aneh itu. Wisaka dan Faruq memasang telinga baik-baik. Aneh, tiba-tiba terdengar suara gamelan lamat-lamat. Tulat-tulit seruling musik khas Sunda, degung. Kadang-kadang terdengar jelas kadang-kadang seperti di kejauhan, mungkin karena terbawa angin. "Suara degung di mana itu?" Wisaka dan Faruq bertanya, berbarengan.
1052.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang tulisan sound yang benar
Read
+Library
Mengejar Cinta Mas Bian

Mengejar Cinta Mas Bian

Ia menyanyikan bait pertama, "Soweoneul malhae bwa~" Para mahasiswa baru itu terdiam begitu ia menyanyikan bait-bait awal. Alisya cukup percaya diri dengan vokalnya. Pelatih vokal pernah bilang, "Aliseu-ssi (dia kesulitan menyebut nama Alisya), nada suaramu sudah tepat. Kau bisa mengembangkan vokalmu dengan terus melatih pernapasan, artikulasi, dan intonasimu. Baru setelahnya kita akan belajar teknik mengeluarkan suara dari tempat yang benar."
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang tulisan sound yang benar
Read
+Library
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

Satu per satu, istrinya menyanyikan nada dalam bahasa mereka masing-masing. Catherine dengan lantunan rendah, berat dan stabil, seperti bumi yang memanggil kembali. Lilian bernyanyi lembut, hampir seperti do'a. Cahaya dari telapak tangannya mengalir ke udara, menenangkan semua yang mendengar. Olivia melayang, angin menari di sekelilingnya. Suaranya membentuk pusaran yang mengangkat semua partikel debu. Evelyn berdiri tegap, namun dari bayangannya muncul gema nyaring, seperti suara yang terpantul dalam gua ruang hampa.
102.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 73 Beses bilang tulisan sound yang benar
Read
+Library
Cinta Untuk Keturunan Terakhir Wolfric

Cinta Untuk Keturunan Terakhir Wolfric

“Ya, itu. Sekarang coba ketuk saja.” “Baiklah…” Leo terdengar mencoba, dan kemudian terdengar gumaman puas, “Oh! Jadi ini cara kerjanya. Tunggu… aku berhasil menulis ‘H’! Tapi Kae, kenapa tidak ada suara yang mengikutinya? Apakah aku harus menekan lebih keras?” Kaelan menggeleng, masih tak habis pikir. "Leo, itu ponsel, bukan manusia. Kau cukup mengetik saja, tidak perlu berteriak atau menekannya keras."
10958 viewsOngoingIdinagdag sa Library 38 Beses bilang tulisan sound yang benar
Read
+Library
PREV
1234569
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status