Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tuan Konglomerat, Kali ini Aku akan jadi istrimu

Tuan Konglomerat, Kali ini Aku akan jadi istrimu

jawab Ratih sambil mencium punggung tangannya Rangga. “Kalau begitu, bisakah kau pesankan aku tiket pesawat hari ini? Aku sudah bosan di sini dan aku ingin segera menggunakan nama baruku Raka Sagabara, bagus tidak?” kekeh Rangga. Ratih mengangguk. “Nama yang sangat indah, cocok dengan tampilanmu yang sangat tampan,” jawab Ratih membuat Rangga juga terbahak dan tampak bangga.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Lima puluh persen sisanya, mereka akan menunggu hingga operasi transplantasi jantung Valerie berhasil dilaksanakan. Halaman belakang rumah itu berubah menjadi tempat yang hangat mengalahkan dinginnya malam. Di bagian sudut taman berdiri sebuah panggangan, baranya memancarkan pijar kemerahan sementara asap tipis yang mengepul membawa aroma daging yang sedang dibakar. Di atas meja panjang telah terususn aneka bahan panggangan, daging, sayur, sosis, jagung dan jamur yang sudah siap dipanggang.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

Sesekali rintihan kecil dan erangan kesakitan meluncur dari mulut mungil mereka, kala telapak-telapak kaki berkulit mulus itu melindas bebatuan tajam atau trotoar panas yang terbakar teriknya matahari menjelang siang hari ini. Si kembar Rara tiba-tiba berhenti. Napasnya terengah dan putus-putus. "Kak, aku haus," lirihnya. "Iya, kita jalan juga sudah lumayan jauh, aku yakin mereka nggak akan menemukan kita di sini," timpal Riri.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
BERTUKAR RANJANG

BERTUKAR RANJANG

Bahkan Sangat perlahan. Anjani mengangkat kedua tangannya. Lalu memegang ujung cadarnya. Bara menatap tanpa berkedip. Kain hitam itu mulai turun sedikit demi sedikit. Memperlihatkan dagu putih mulus. Lalu bibir merah muda yang terlihat lembut. Bara mulai mengernyit. BERSAMBUNG,ya,Manteman. mksh sudah singgah. jgn lupa sub. komentar dan gift jika berkenan. semoga rejeki Manteman semua semakin mengalir dan berkah. Aamiin. mksh banyak,Manteman
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
RANJANG PANAS KAKAK IPAR

RANJANG PANAS KAKAK IPAR

Panggilan Mas yang umum, menjadi terdengar manis jika diberikan pada orang tersayang. "Mas... Ough... " Kegiatan itu terus berlanjut sampai dimana suara erangan keduanya berbarengan dengan cengkeraman tangan keduanya yang saling mengeratkan. Puncak nikmat itu datang hingga menyisakan kelegaan yang mendalam. Mereka tersenyum lega merasakan itu. Kegiatan pagi tak terlalu lama tapi cukup mengesankan. Mereka pun segera membersihkan diri dan mengisi amunisi.
10109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

Bunga bertanya penuh emosi. "Tinggal jawab aja, apa susahnya," ujar Gama ketus. "Dia bekerja sama sepertiku." "Jadi wanita simpanan?" Bunga mengangguk. "Atau jadi jalang?" Mata Bunga melotot. "Kamu bisa bedakan, kan, yang namanya wanita simpanan sama jalang?" Kenapa hati Bunga sakit mendengarnya, Gama seperti sedang merendahkan dirinya. Namun, dia bisa apa? Dia pun menjawab dengan gelengan saja.
6.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

“Pelan-pelan juga pasti ingat lagi. Satu per satu.” Pak Bambang mengangguk kecil, lalu mengalihkan pembicaraan. “Ngomong-ngomong… nama kamu bagus sekali,” katanya. “Nawang Wulan.” Artinya "menatap rembulan" atau "melihat bulan" dalam bahasa Jawa, melambangkan kecantikan, keindahan, dan sosok perempuan ideal yang bersinar seperti bulan, berasal dari legenda bidadari Jawa yang turun ke bumi."
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

tanya Andre Padaku, ada rasa senang, ragu yang aku rasakan saat Andre mengatakan itu padaku, senang karena aku mengetahui bahwa ada orang yang menyukaiku namun ragu apakah aku bisa membalas perasaannya. “Maaf Ndre kamu berlebihan, lagian kita baru kenal, kalau mau bilang suka ya bilang saja tidak usah merendahkan diri Sendiri dan memojokkan aku begitu, dan tidak usah bawa-bawa Aryan juga. Memang kamu mau jawaban seperti apa?” kataku karena terlanjur tersulut emosi, karena cara ngomong Andre yang membuatku tidak nyaman meskipun sebenarnya aku takut mengatakan itu.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Ia takut, tiga orang yang ada di dalam rumah tiba-tiba muncul tanpa suara di belakangnya. "Kenapa harus malu? Lihat, kamu benar-benar nampak manis dengan gaun merah mudamu! Sangat cocok dengan kulitmu yang putih!" Bram semakin menjadi-jadi hingga membuat Anjel mengeluarkan semburat merah di pipinya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

tutur Senja. "Iya sama sama. Kalau kamu mau ambil mangga lagi, silahkan langsung datang!" Johan tersenyum ramah kepada Senja. Bi Sari dan Senja pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, Senja meminta Bi Sari untuk membuatkannya sambal rujak buah. "Bibi, tolong buatkan aku sambal yang pedas ya? Untuk teman cocolan mangga muda!"
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai turangga rangga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status