Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Tiba-tiba, Tuyul menjatuhkan sebuah kantung kecil di pahaku. “Ini adalah hadiah perpisahanku, manusia! Untukmu juga!” Tuyul menjatuhkan kantung yang sama kepada Merri. Kantung itu berisi buah beri berwarna merah dan kuning. Itu adalah buah beri yang dia berikan kepada kami untuk meningkatkan energi kami saat menggunakan sihir. Dengan itu, kami merasakan perpisahan yang sesungguhnya. “Selamat tinggal, Fuschia, Merri dan Pasha.” Mbayul berputar-putar di atas Pasha, diikuti oleh Tuyul yang tidak mengucapkan sepatah kata pun sampai akhir.
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 728 kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sulis

Kesempatan Kedua Sulis

sambung Reza. Sulis tersenyum kaku. "Eh, iya barusan kenalan." padahal ia baru tahu nama pria itu setelah Reza sebut. "Kalo gitu ayo kita ke rooftop." Reza menyadongkan tangan ke Jayden. "Kunci." Jayden memberi kunci tanpa berkata apa-apa lagi. "Ayo, Lis. Kita ke atas." ajak Reza. Reza berjalan mendahului Sulis. Sulis sempat terdiam beberapa detik melirik Jayden yang memperhatikan mereka berdua sebelum akhirnya ia menaiki tangga menyusul Reza.
10541 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

Vera tersenyum dan terus menciumi pipi Tasya dengan sangat gemas. Reno tahu, Vera memang sangat bahagia ketika bertemu dengan Tasya, anak semata wayang Nathan itu memang sangat menggemaskan dan sangat lucu. Sejak Nathan dan istrinya bercerai dua tahun yang lalu, Tasya jadi jarang sekali bertemu dengan Vera, itu di karenakan Tasya ikut dengan Maminya ke Singapura. “Tasya, Papi sekarang di mana sayang?” tanya Reno.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
Arya Tumanggala 2

Arya Tumanggala 2

Wuuuusss! Tumanggala menyeringai senang. Begitu ujung kakinya menyentuh tanah, saat itu pula ia langsung melenting lagi. Sementara angin pukulan Rase Merah Kedua terus menderu ke arah gerombolan prajurit Panjalu.
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
DERREL

DERREL

Teriak Tara yang dijawab dengan acungan jempol. ~~~ Tbc guysss Gimana part kali ini? Ahh kurang ya kalo kurang silahkan tunggu aku di bab selanjutnya. Dadahhhh
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

Maka, dia pun melakukan ritual itu di teras, tepat di tengah-tengah pintu. Mulanya, semua berjalan seperti biasa. Akan tetapi, semakin lama tuyul itu tidak mau melepaskan Bu Sayuti. Bu Sayuti hanya meringis menahan sakit karena merasakan darahnya seperti tersedot dengan kekuatan yang dahsyat. "Sa-sakit! Sakit!" Dia berusaha melepaskan diri dari tuyul tersebut. Semakin Bu Sayuti berusaha melepaskan diri maka tuyul itu menghisap darahnya semakin kuat.
1039.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Tanyaku sembari duduk di sampingnya, dan melepas ransel ku yang penuh beban itu. "Fish upon the sky." Aku yang tadinya sudah hilang semangat kontan menegakkan punggung. "Episode tujuh udah tayang emang?" Aku menggeser duduk ku untuk melihat apa yang ditampilkan oleh layar laptopnya. Fayka mengangguk, lalu menggeser sedikit laptop di pangkuannya ke arahku. "Buffering beb," Ucapnya meringis.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
 TIBA-TIBA DIMADU season 2

TIBA-TIBA DIMADU season 2

Saat cairan itu mulai naik perlahan dan menunjukkan warna ungu aku benar-benar sangat deg degan. "Ya Tuhan, jangan sampai positif dalam keaadaan seperti ini, aku bisa gila," gumamku sambil menahan napasku. Dia menit berlalu, perlahan dengan mata yang masih ragu-ragu aku memperhatikan tespek itu dan ternyata apa yang kuduga benar benar terjadi, garis dua, dan itu artinya aku hamil.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
TERNYATA AKU YANG KEDUA

TERNYATA AKU YANG KEDUA

putus pria itu. Dengan langkah lesu. Leona menyusuri anak tangga menuju lantai dua kafe Tari. Kafe ini terdiri dari empat lantai: dua lantai pertama digunakan sebagai kafe, lantai ketiga sebagai tempat beristirahat Tari jika menginap, dan lantai teratas adalah rooftop.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
Turbulensi Cinta

Turbulensi Cinta

Tuan Anderson telah menghubungi dokter di rumah sakit Lordania untuk menyiapkan Ambulan untuk membawanya ke rumah sakit di negara tersebut. Tuan Anderson dan Clark masuk kedalam mobil yang sudah disiapkan oleh pengawal. Mobil melaju keluar dari Bandara secara beriringan. Sesampai di pertigaan Tigris mobil tersebut mulai berpencar. Mobil yang membawa Tuan Anderson dan Clark melaju ke Mansion utama di kota Burgeon, adapun Ambulan yang membawa Zulaikha dibawa ke rumah sakit di pusat kota Lordania.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tuyul part 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status