Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tujuh Tahun Yang Suram

Tujuh Tahun Yang Suram

“Jam berapa sekarang?” “jam dua mas.” Nafia menunjukkan waktu di ponselnya pada Arga. “Ayo!.” “kemana mas?,” bingung Nafia mau diajak kemana dirinya pagi buta ini. “Sekali lagi sayang.” Ucap Arga sambil tangannya sudah menjalar kemana – mana ditubuh istrinya. “Ih tadi kan udah tiga kali, Mas.” Protes Nafia. “Belum lima kali.”
1056.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
JARAK SEJUTA DETIK

JARAK SEJUTA DETIK

Hening beberapa saat. Zafriel hanya merespon dengan senyuman tipis diwajah tampannya. Kemudian ia menarik napas dan membuangnya dengan perlahan. “Punya. Satu tahun setelah kamu pindah, aku sempat punya teman dekat, cewek. Cuma ... kita pacaran nggak lama, kurang dari satu tahun udah putus!” jelas Zafriel.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
TWELVE

TWELVE

Dia menahan pintu. Tiba- tiba seseorang menarikku menjauh dari balkon menuju ruang tamu yang sama gelapnya karena listik di seluruh rumah ini mati. Aku melirik jam di layar ponsel jam 12 malam, aku menlan ludah berusaha mengendalikan diri.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
Thousand Years

Thousand Years

Satu hari di sini sama dengan seribu tahun di bumi. Vinia melongo mendengar penjelasan Aslan. Ia tidak percaya waktu berputar sangat lambat di dunia itu. Aslan tertawa melihat raut wajah Vinia yang seperti itu. Sangat menggemaskan menurutnya. Lalu ia petik beberapa bunga Rose Vines yang menjalar di jendela itu. Dan melemparkannya ke udara, tangannya bergerak-gerak membuat jurus dan mengarahkannya ke bunga itu.
104.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
Sebelas Tangkai Mawar

Sebelas Tangkai Mawar

Jordy memutuskan mengirim pesan pada Tantri. Jordy : Maaf, saat ini saya sedang sibuk. Bisa kita bicara nanti? Tantri : Baiklah, Jordy. Jam berapa? Gue harus ngampus juga nih! Jordy : Tiga puluh menit dari sekarang. Tantri : Oke. Jordy kembali bergulat pada pekerjaan dan mitting yang membosankan. "Bagaimana, jika kita makan di Hotel Indonesia besok?" tawar Jordy ketika dua kliennya sedang berdebat.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

responku setelah menoleh ke arahnya. Kulihat Leo melirik jam tangan di pergelangan tangan kirinya, lalu kembali menoleh ke arahku. "Lima belas menit lagi acaranya bakal dimulai, Bang. Lo jangan lupa siap-siap ya. Soalnya pesertanya juga udah pada dateng," Jelasnya sebelum kembali pergi. Aku menarik napas panjang, lalu menghembuskannya secara perlahan. Duduk di salah satu bangku yang ada di sekret, dan mengambil sebotol aqua dan meminumnya untuk mendinginkan pikiran.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
Unforgettable

Unforgettable

tanya Anna, sejujurnya ia bingung apakah ia harus senang bertemu pria tersebut atau malah menyuruhnya pergi seketika. "Untuk apalagi jika bukan untuk menemuimu Ann," ujar Brandon, ia sangat berharap agar Anna tak mengusirnya keluar dari ruangan tersebut. "Jam berapa sekarang?" tanya Anna dalam hati sambil mengambil ponselnya untuk melihat jam. Betapa terkejut dirinya saat mengetahui bahwa ia telah tertidur akibat kelelahan dalam ruangan ini selama kurang lebih lima belas menit.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
TimeLess

TimeLess

Robby menekan tambol masuk apartemen, dan melihat Jonatan duduk di sudut dengan segelas wine. "Hentikan kebiasaan minummu saat stres Jo." Ucap Robby yang jengkel melihat sikap kekanak-kanakan Jonatan. Jonatan tidak menggubris Robby sama sekali, dan masih memandang ke arah langit yang semakin gelap. Bintang-bintang bertaburan dan suasana begitu hening. Terang saja, waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 dini hari. Robby mengambil wine di tangan Jonatan dan menguruhnya istirahat.
9.95.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Dosen Baruku

Terjerat Cinta Dosen Baruku

Kakiya menepis kericil kecil di pinggir trotoar tanpa sadar. Tak lama dari itu, ponselnya kembali bergetar. Zayn: Tiga puluh menit habis. Saya tunggu di ruang 2.12. Bibir Leena terangkat sebelah. Desis kesal lagi-lagi lolos dari bibirnya. “Ini dosen satu, nggak sabaran banget, dah!” Jemarinya bergerak lincah siap mengetik balasan. Tapi sebelum itu, tiba-tiba–
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
Setelah Dua Belas Tahun Pernikahan

Setelah Dua Belas Tahun Pernikahan

Renungan sebelum akhirnya dua netra ini terpejam perlahan. Tepat jam dua belas malam, netra ini terbuka karena merasakan getaran ponsel. Dita mengirim pesan dan memintaku menemuinya. Padahal tadi aku dan Dila baru saja bertengkar hebat hingga diri tertidur tanpa sadar. Mungkin ini saatnya kuselesaikan semua. Kubalikkan tubuh dan mendapati Dila sudah tertidur dengan tubuh sepenuhnya tertutup selimut.
9.5122.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai twelve minutes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status