Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Izinku yang dibalasnya dengan anggukan. "Kamu mau nonton apa, Ka?" "Film aja gimana, Bang? Biar bisa langsung kelar." "Always be my maybe, mau?" Tawarnya kepadaku. Aku mengangguk. "Boleh." Always be my maybe adalah sebuah film yang menceritakan tentang dua teman masa kecil, yaitu Marcus dan Sasha yang bertemu kembali saat sudah dewasa. Keduanya kembali dekat setelah 15 tahun tidak bertemu, yang mana nantinya mereka mulai jatuh cinta tanpa keduanya menyadari perasaannya masing-masing.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
Pernikahanku yang Sempurna

Pernikahanku yang Sempurna

Setelah pesanan beberapa cocktail untuk mereka diberikan, barulah percakapan dimulai. “Gimana perkembangannya? Udah hari kedua, kan?” tanya Agnes tak sabar. Dia sengaja menghitung waktu taruhan sehari setelah disepakati. “Apa tadi aku keliatan banget nanya berlebihan, ya? Tapi, kalau bukan begitu, kapan lagi aku bisa nanya langsung,” keluh Reni tak menanggapi pertanyaan Agnes. “Aku baru follow Minsta-nya, belum difollback juga.” Indah lebih terlihat tak bersemangat.
930 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
Perfect Love

Perfect Love

tunjuk Rena. "Wow! Bakal terjadi perang dunia kedua ini," sahut Cici. Eva menghela nafas dan segera duduk. Ia terlihat menikmati pertandingan itu seraya memperhatikan Rendra yang bercucuran keringat yang membasahi wajah dan lehernya. Rendra terlihat begitu tampan dan seksi. Kemampuan Rendra tidak ragukan lagi. Pada akhirnya, tim biru lah yang memenangkan pertandingan itu. Kecepatan Rendra memasukkan bola ke dalam ring begitu sempurna.
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
Unperfect Marriage Revenge

Unperfect Marriage Revenge

"Jangan bicara seperti itu. Aku belum mau melihatmu mati. Aku masih ingin terus bermain-main denganmu. Laura memekik pelan saat dengan tangannya yang bebas, Erlan menarik kasar kemeja Laura hingga nyaris semua kancingnya terlepas dan memperlihatkan dua bukit kembarnya. Sontak saja kedua mata Erlan tertuju ke sana tanpa berkedip sedikitpun. Kata-kata yang keluar dari mulutnya semakin membuat Laura bertambah jijik padanya, "Kenapa aku baru menyadari sekarang kalau kamu memiliki dua bukit yang begitu indah? Apa keduanya tumbuh semakin pesat dalam beberapa bulan ini?" "Bajingan mesum! Jangan sentuh aku!" Laura berontak keras untuk melepaskan diri, namun tenaga Erlan terlalu kuat, dan sama sekali
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
Till The End Of The World

Till The End Of The World

Look in my eyes Can you see my heartbeat Swirling everywhere I go Look in my eyes I will be next to you You let me be on the line Step step Where do we go now It feels like lost in a wrong maze Step step Here we are half way home And we will never give up Myungsuk sengaja melakukan ini. Menerbangkan sebuah balon ke arahnya. Ada kotak di bawah balon itu, membuat Sunmi mengerjap bingung. Saat balon itu sampai ke arahnya, ia membuka ikatan pada kotak itu dengan hati-hati. Hush you can find your starts Someday in your dream Yes I know it's not so easy Yeah but don't you ever let go I know it's all or nothing
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
Perfect Secret

Perfect Secret

Sementara itu, Kyra kembali mengalihkan atensi ke layar televisi yang tengah menayangkan putri tunggal salah seorang anggota parlemen tengah melakukan santunan di sebuah panti asuhan. Dewi Kebajikan, begitu penyiar berita menyebut wanita dalam siarannya. Selain memuji kecantikan, penyiar juga mengimbuhi pujian lain; pintar dan dermawan. Gambaran wanita sempurna yang membuat jutaan wanita lain di belahan bumi ini menaruh rasa iri terhadapnya. ”Ya, dia memang cantik dan baik. Betapa beruntungnya laki-laki yang mendapatkan wanita itu.” Kyra menimpali tanpa menolehkan pandangan dari televisi.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
A Perfect Hollow

A Perfect Hollow

Abe terkekeh Dhaniel sialan! "Percayalah, Adam. Cattleya Aguilar adalah orang terbaik untuk bisnis ini. Dia sempurna. Dia punya kehebatan luar dalam. Kau harus melihat ini," ucap Abe sambil menyalakan tablet di atas mejaku untuk menyalakan sebuah video.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
Perfect Partner

Perfect Partner

Hampir sama dengan olahraga yang mereka biasa lakukan. Saat kenikmatan semakin mencapai puncak. Keduanya fokus pada satu titik kenikmatan itu. Menciptakan irama tubuh dengan tempo yang lebih cepat untuk mencapai kenikmatan tersebut. Pelepasan sempurna menjadi akhir dari pencarian kenikmatan yang dilakukan dua insan itu. Berharap benih akan hadir di rahim Flavia, dan menjadi bukti nyata cinta mereka.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
Perfect CEO

Perfect CEO

Berlian semakin tenggelam dalam alunan gemericik air yang merdu, napas gadis itu lambat laun teratur. "Tidak ada manusia yang harus sempurna melakukan sesuatu. Rasa perfectionist hanya timbul pada orang-orang yang butuh pengakuan. Kamu mau diakui orang lain hebat, kamu yang akan lelah, kamu yang akan capek, merasa frustasi kala kamu tidak bisa sempurna. Padahal kamu bisa bahagia dengan diri kamu sendiri." "Bangkit, Berlian. Keluar dari segala kesempurnaan yang harus kamu lakukan!"
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 596 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Dunia

Di Antara Dua Dunia

Warna-warnanya berganti setiap kali Haneul berkedip: kadang hijau seperti hutan Arangyeon, kadang keperakan seperti langit Seowon, kadang hanya… kosong. Mira, Jaewon, dan para penjaga Vestra tiba dari sisi timur. Mata mereka menatap menara itu dengan campuran rasa takut dan takjub. “Menara ketiga…” gumam Jaewon. “Selama ini kita percaya hanya ada dua kutub dunia. Tapi dunia… ternyata memilih jalan tengah.” Elder Yoon muncul dari balik dinding sihir, wajahnya letih namun damai. “Bukan dunia yang memilih. Tapi jiwa-jiwa yang berani mencintai dua dunia sekaligus.”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai twice perfect world
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status