Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

Ia merampas amplop tersebut dari tangan kurir tanpa permisi. ​"Paket misterius dari siapa nih?!" gerutu Madun curiga. ​Ia merobek amplop tersebut dengan beringas menggunakan tangan kosong. Di dalam amplop itu, tidak ada surat ancaman bom, melainkan... sehelai celana dalam merah menyala bergambar naga sakti yang sudah agak pudar di bagian karetnya, yang dilipat sangat rapi dan disemprot pewangi ruangan beraroma bunga melati!
67.0K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
7 Ramadhan Tanpamu

7 Ramadhan Tanpamu

Ucapan itu disertai dengan mengeluarkan amplop coklat berukuran besar dari dalam tas ransel yang di punggungnya. Zeira serta Jubaedah saling menatap satu sama lain. "Apa ini?" cepat sekali Jubaedah mengambil amplop besar warna coklat itu. Dirabanya amplop itu, kemudian dibukanya pelan sekali. "Astagfirullah, Nain. Ini uang punya siapa?" gertak keheranan Jubaedah dengan mata terbelalak.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

Mata semua temannya seperti ditutupi oleh sesuatu, sehingga tak menyadari apa yang ia lakukan. Amira duduk kembali di kursinya, lalu memasukkan tas ke dalam laci. Tunggu! Tangannya seperti meraba sesuatu. Seperti sebuah amplop. Amira mengeluarkan amplop itu dari dalam lacinya. Ternyata amplop putih itu ada isinya. Kening Amira mengerutkan keningnya, saat melihat ada gambar hati di ujung amplop. Amira menoleh ke kanan dan ke kiri, setelah merasa aman. Dengan gerakan cepat, ia membuka amplop, lalu membuka kertas bergaris berwarna merah muda.
9.9169.6K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Terlena Dekapan Hot Duda

Terlena Dekapan Hot Duda

Alden berjalan mendekat lalu meletakkan sebuah amplop di atas meja kecil di samping Elara. Amplop itu berwarna putih keemasan dengan motif bunga elegan di bagian sudutnya. Elara berkedip bingung. "Apa ini, Tuan?" Alden membuka laptopnya seolah pertanyaan itu tidak penting. "Buka saja." Elara ragu-ragu sebelum akhirnya mengambil amplop tersebut. Ia membuka segelnya lalu mengeluarkan kartu undangan yang ada di dalam.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Aku Setelah Kau Ceraikan

Aku Setelah Kau Ceraikan

menjadi jawaban atas alasan si Cleaning Service. Sulit untuk meletakkan amplop itu ke tempat semula, maka si Cleaning Service membawanya keluar dari ruangan itu dengan posisi masih aman di dalam saku bajunya. "Apa ini isinya, aku jadi penasaran," ujarnya sambil membuka isi amplop itu, dia mengira kalau isinya uang mengingat bentuk amplop itu lumayan tebal. Mata si Cleaning Service membelalak sempurna saat melihat isi dari amplop itu bukan uang melainkan.
1071.0K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as uang dalam amplop
Read
+Library
My Possesive Cassanova

My Possesive Cassanova

tanya Has lagi. "Jaman sekarang aneh banget masih pakai lem, selotip aja." Sam berdiri lalu mengobrak-abrik laci meja kerja Amanda, mencari benda bulat transparan tersebut dan di tengah pencariannya. Sam menemukan sesuatu yang mirip seperti sebuah undangan berwarna hitam dengan aksen keemasan di sekitarnya. Dan ternyata memang sebuah amplop undangan, Sam mengambil amplop tersebut memperhatikannya sebentar sebelum menyerahkannya kepada Amanda.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 272 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Dimadu Suami Dinikahi Kakak Ipar

Dimadu Suami Dinikahi Kakak Ipar

Dia membuka laci bagian bawah dan menarik satu amplop kusam yang warnanya sudah mulai pudar. “Sebelum Bu Saraswati berangkat ke Malaysia, beliau titip ini ke saya. Katanya… kalau nanti saya merasa waktunya sudah tepat, kasihkan ke Elok. Tapi saya takut. Apalagi waktu rumah itu makin ketat pengawasannya.” Gilang menerima amplop itu. Tulisannya jelas: [Untuk Elok. Jangan buka kecuali darurat.] “Kamu enggak pernah buka ini?” tanya Gilang.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Daging Keong Untuk Tiga Anakku

Daging Keong Untuk Tiga Anakku

Hingga saat sampai di rumah, betapa terkejutnya mereka ketika melihat apa yang Raka tunjukan. “Mas, apa ini?” tanya Mira seraya mengerutkan alis. Arka dan Hana yang sudah paham dengan situasi tersebut pun tak kalah penasaran. Kedua bocah itu sampai tak berkedip menunggu jawaban sang ayah. Sebuah amplop yang cukup tebal di atas meja itu sekilas saja sudah ketahuan jika isinya adalah u4ng. Hal yang sangat jarang sekali Mira dan keluarga kecilnya temui.
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 477 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Kembalilah Nyonya! Tuan Presdir Sangat Menyesal

Kembalilah Nyonya! Tuan Presdir Sangat Menyesal

ucap Sekar dengan nada dingin sambil menyodorkan amplop itu. Lila mengerutkan kening, bingung dengan amplop tersebut. Sebuah undangan dari sebuah media ternama. "Apa ini, Ma?" tanya Lila saat duduk di sebelah Sekar. Dengan perlahan dia membuka isi amplop tersebut. "Buka saja, nanti kamu tahu," jawab Sekar dengan nada penuh misteri.
9.9271.6K viewsCompletedAdded to Library 10.9K Times as uang dalam amplop
Show Reviews (41)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga dan ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
Read All Reviews
Ellipsis

Ellipsis

"Saya rasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi." Julian tersenyum tipis sambil mengambil ancang-ancang untuk mengeluarkan jurus pamungkas. Ia mengambil sesuatu dari sakunya, sebuah amplop berwarna putih tanpa stempel dan perangko. "Saya rasa masih ada banyak hal yang bsia kita bicarakan," ujarnya sambil menyodorkan amplop itu. Dengan sedikit keraguan dan rasa malu yang masih tersisa, sang staf berseragam Linmas mengambil amplop itu dan melirik isinya. Setelah satu helaan napas ia berkata, "Tunggu sebentar."
103.7K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status