Dokter Sakti Penguasa Dunia
"Memangnya pekerjaan apa yang begitu sibuk sampai nggak bisa datang ke pertemuan wali murid? Kalaupun kerja melayani tamu, bukannya itu juga malam hari?"
Begitu mendengar kalimat itu dari luar pintu, tatapan mata Ewan langsung berubah dingin.
Sebagai seorang guru, mengucapkan kata-kata seperti itu kepada murid bukan hanya kejam, tapi juga sangat tidak beretika.
Sekar terus memohon sambil menangis, "Bu Emy, aku mohon ...."
"Jangan mohon sama aku. Murid seperti kamu nggak bisa aku didik. Suruh ibumu pindahkan sekolahmu, kalau nggak, aku akan mengeluarkanmu."