KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER
Aksa menatap pemandangan itu dengan senyum tipis di bibirnya, senyum yang nyaris tak terlihat, tapi cukup untuk membuat dadanya terasa lega.
"Awas saja kalau dia tidak punya uang," guman Tristan kesal.
Tristan, dengan enggan, akhirnya terpaksa menurunkan lukisan besar itu. Ukurannya hampir dua meter, membuatnya harus menahan napas agar tidak menjatuhkannya. Butiran keringat mulai muncul di pelipisnya.
“Sedikit ke kiri,” ujar Aksa santai. “Ya, bukan... bukan ke situ. Sedikit lagi. Nah, di situ pas.”