Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

Membuatnya tetap terjaga. “Sadar Salman! Sepertinya ada setan yang merasukimu.” “Jaga ucapanmu Salman!”timpal Umi dengan mata melotot. “Jodohnya Abizar adalah Afura. Jaga ucapanmu, mereka tidak akan pernah bercerai. Umi tidak akan membiarkan semua itu terjadi. Jika kamu bersikeras, Umi juga bersikeras mengirimu ke kampung halaman pamanmu!” ancam Umi Ima. Umi Ima dua bersaudar, kakaknya menikah dengan gadis Sulawesi yang berada di pedalam. Di sana dia membangun pondok kecil dan dia membutuhkan orang dalam menggembangkan amanah.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai umay
Baca
+Pustaka
MERTUA IDAMAN

MERTUA IDAMAN

Aku menyayangi kalian. -TAMAT-
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai umay
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SUAMIMU

SUAMIKU SUAMIMU

B e r s a m b u n g Like dan komen ya kak. Thanks🥰
1058.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai umay
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Norliza Yusop
utk 57 bab sekarang saya merasa teremosi dgn hati sesak..bagai saya ditempat Nuri..merasa sakit..merasa pedih dan terkhianati! Tahniah thor...moga kisah ini memberi pengajaran dan panduan buat kita! ......
Aisyah Tsalitsa
cerita suamiku suamimu TOP bgt. tokoh Andin favoritku. apalagi penulisnya...semoga cerita lainnya.tetap menarik ya Thor. gara2 baca suamiku suamimu aku jd penasaran dg karya author yg lain. sukses sll thor
Baca Semua Ulasan
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Mencapai batas akhir pertahanannya, Arya mendorong pinggulnya untuk terakhir kali dan membiarkannya tertancap kaku di dalam sana. Dikeluarkannya seluruh benih hangat tersebut dengan sangat deras. Semburan cairannya memenuhi setiap celah di dalam rahim Karina tanpa ada yang terbuang keluar. Diserang pancaran hangat secara beruntun, Karina mengejang keras sambil menggigit bibirnya menahan desahan yang lebih panjang. "Uhhh, hangat banget di dalem... enak banget," racau Karina dengan mata setengah terpejam, merasakan perutnya terisi muatan penuh.
9.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai umay
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai umay
Baca
+Pustaka
Arya Tumanggala

Arya Tumanggala

jawab Tumanggala dengan suara lantang. Untuk meyakinkan mereka Tumanggala tunjukkan pedangnya. Senjata itu dipegang secara terbalik, sehingga gagangnya berada di sebelah atas. Tumanggala melakukan itu untuk memperlihatkan ukiran narashinga, atau makhluk setengah manusia setengah singa, pada ujung gagang pedang. Ukiran itu merupakan lencana Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya.
9.933.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai umay
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
Terima kasih untuk semua yang sudah mampir dan membaca cersil ini. Tinggal 12.000 kata lagi menjelang tamat, paling lambat dua hari lagi. Selanjutnya akan ada cersil baru yang merupakan sekuel Arya Tumanggala, dengan tokoh utama tetap sang prajurit, tapi dengan cerita dan jalinan konflik beda.
Artha Trishna
Wow, ini mutiara terpendam di GoodNovel. Sejauh ini satu-satunya cerita silat berlatar sejarah yang informasinya valid, enggak ngawur. Baca ini nambah pengetahuan sejarah. Nama-nama tokoh, juga bahasa dan istilah yang digunakan, semuanya pas sesuai dengan zaman yang diceritakan. Mantap, salut!
Baca Semua Ulasan
Ujung Senja

Ujung Senja

Di mana harga diriku sebagai istri? 💔💔💔 Terima kasih sudah membaca Ujung Senja. Semoga suka dan tetap mengikuti ceritanya. Jangan lupa vote, ya, teman-teman💜
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai umay
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Tempat ia mengais rejeki halal untuk segera menghalalkan Asih. Ia tiba di sawah lebih cepat dari biasanya. Disana nampak ramai. Beberapa orang sibuk mengumpulkan bulir-bulir padi. Ada yang motong damen atau biasa yang disebut ani-ani. Tiba-tiba, Harun melangah dengan ragu. “Jika hasil panennya tak sesuai harapan, apakah ia bisa datang menepati janjinya terhadap emak Asih?” pikiran itu mengganggu semangatnya. Wajah gantengnya menampakkan kecemasan. Namun, wajah perempuan paruh baya yang melintas segera membakar lagi semangatnya. Dialah mak In, perempuan yang tadi menunggu padi yang di jemur di halaman rumah sembari menumbuk padi agar terpisahkan dari batangnya.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai umay
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status