Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibuang Ajudan Dinikahi Komandan

Dibuang Ajudan Dinikahi Komandan

ujar Tama. Astuti meronta kesakitan. “Mau apa lagi sih, Mas!? Jangan seret aku kayak gini! Aku bakal teriak!” “Teriak aja, saya nggak peduli!” Brak! Tama melempar Astuti ke mobilnya bersama setumpuk uang tadi. Ia segera mengunci pintu agar Astuti tidak bisa kabur dan cepat-cepat pergi ke bangku kemudi.
9.1135.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai umi astuti pdf
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Hana Christy
ceritanya bagus. tapi koq ga up lamanya. padahal di sebelah, sesi 1 sudah tamat dari 1 Juni lalu dan lanjut ke sesi 2. jangan gitu dong Thour, gimana dengan kita yang sudah terlanjut buka koin disini. harap keadilan yang merata. makasih
Baca Semua Ulasan
RESTU

RESTU

echan translate : gue mau curhat kalau tadi rumah gue di teror gak tau sama siapa udah itu aja (nah seperti ini rupanya) @Yo_yos pinter lah mikes gak kaya go_zilla otaknya ngegas mulu @go_dzilla gimana gak ngegas kan gak paham siti @ca_cangtip sapa atuh yang namanya siti di sini? @Dina_Dino tak tau dan tak nak tau mengpusing sama para orang tua @Yo_yos atas gue ngajak baku hantam @mi_istri.echan atas gue dan atasnya lagi jangan baku hantam dulu gue beli popcorn dulu @ca_cangtip cuma gue yang waras udah diem @go_dzilla UDAH JANGAN BERISIK
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai umi astuti pdf
Baca
+Pustaka
Istri dari Sebuah Ambisi

Istri dari Sebuah Ambisi

ucapnya datar, "jangan berani mengganggu istriku." Roccius mengangkat kedua tangan, pura-pura tak bersalah. Jemarinya bahkan sempat merapikan letak cangkir di atas meja, seolah mereka hanya sedang berbincang biasa. "Aku hanya menahan seseorang yang hendak kabur dari sebuah fakta," balasnya tenang. "Kau tidak perlu beareaksi berlebihan."
184 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai umi astuti pdf
Baca
+Pustaka
Koloni Betaverse

Koloni Betaverse

Cukup lama Vivian menatap sang profesor, seakan sedang membaca karakter beliau. Asti memahami bahwa ada makna tertentu dari diamnya seorang elite seperti Bu Vivian. Mirip adat keluarga mantan mertuanya yang keturunan ningrat, para pemimpin puncak Oracle enggan mengungkapkan sesuatu secara eksplisit. Sebagai sekretaris yang kadang kala berhadapan dengan mereka, dia dituntut untuk dapat membaca suasana. Dia harus memperhatikan ekspresi mikro, mulai dari kedut bibir, alis mata, hingga gerak tangan, termasuk juga sikap membisu para petinggi itu. Maka, setelah kecanggungan yang diciptakan Profesor Munir, Asti berupaya mencari kata-kata yang pas untuk diucapkan agar suasana menjadi cair.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai umi astuti pdf
Baca
+Pustaka
Istriku Hanya di Atas Kertas

Istriku Hanya di Atas Kertas

Bab 8 – Bayangan dalam Cermin Aurora duduk di tepi ranjang dengan ponsel di tangannya. Pesan singkat yang ia terima semalam masih terpampang di layar: “Aku berada lebih dekat darimu daripada yang kau kira. Jangan percaya siapa pun. Bahkan dia.” Ia membaca kalimat itu berulang kali, seolah setiap huruf membakar retina matanya, meninggalkan jejak panas di pikirannya. Siapa orang ini? Bagaimana dia bisa begitu yakin dengan hidupnya? Dan yang paling menakutkan—apakah benar Rayden termasuk orang yang tidak bisa dipercaya?
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai umi astuti pdf
Baca
+Pustaka
DENDAM ANAK LELAKIKU

DENDAM ANAK LELAKIKU

Lagi-lagi sang ibu mendesak, membuat Ayu semakin gundah "Baiklah. Aku setuju.” "Bagus! Silahkan tunjukkan pada mama jika pemuda itu benar-benar serius sama kamu. Waktumu hanya satu bulan dari sekarang." Usai mengatakan itu, Astuti bangkit dan berjalan dengan angkuh menuju kamarnya di lantai atas. Di dalam kamar, wanita dengan penampilan berkelas itu segera menghubungi seseorang lewat ponselnya.
1051.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai umi astuti pdf
Baca
+Pustaka
ISTRI BURUK RUPA

ISTRI BURUK RUPA

tanya Airin sambil tersenyum sinis. "Sudahlah, Mas. Pasti dokumen itu masih ada di dalam rumah ini! Cepat atau lambat pasti akan kita temukan!" sahut Amel. "Coba saja cari kalau kalian bisa menemukannya," ucap Airin dengan santainya. Irfan naik pitam. Dia bersiap melayangkan tangannya ke wajah Airin. "Pukul saja, pukul!" tantang Airin. "Biar lengkap semua kelakuan iblismu, Mas!"
1089.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai umi astuti pdf
Baca
+Pustaka
ISTRIKU SUMBER KEUANGANKU

ISTRIKU SUMBER KEUANGANKU

tanya Astuti menantang, ketenangan sikapnya membuatku panas. "Kau akan menjadi pribadi yang cacat moral di tengah masyarakat dan lingkunganmu. Akan menjadi orang yang dicurigai sepanjang hari. Kau akan menjadi lelaki tanpa masa depan," tandasnya tanpa tedeng aling-aling. Aku menghembuskan napas kesal, ternyata Astuti lebih kuat dan cerdas dari yang kutahu. Dengan gerakan kilat, kurampas ponsel dalam genggamannya lalu menghapus deretan video itu.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai umi astuti pdf
Baca
+Pustaka
ASI Untuk Putra Sang CEO

ASI Untuk Putra Sang CEO

Kata Mang Tejo seraya menatap punggung Alana yang mengecil. Alana memasuki poli anak, El memang sudah melakukan reservasi sebelumnya. Arga di timbang dan diukur panjangnya. Alana tersenyum senang saat kenaikan badan Arga naik signifikan. Bayi itu terlihat anteung ketika di timbang oleh asisten dokter. "Bagus sekali ya, Bu! Berat badannya naiknya sangat besar. Terus pertahankan kualitas ASI nya ya, Bu? Banyak makan bergizi dan mengelola stres dengan baik!" Pesan Asisten dokter dengan ramah.
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 542 kali sebagai umi astuti pdf
Baca
+Pustaka
Karma pahit seorang pelakor

Karma pahit seorang pelakor

Astutik makan dengan perasaaan kesal, semakin hari, tabiat buruk sang ibu tiri semakin terlihat. Semakin hari dia semakin tak nyaman dengan Sumini, bahkan sang ibu tiri itu kini semakin berani. Entah mantra apa yang perempuan itu bacakan kepada bapaknya, sehingga bapaknya tak pernah marah ketika Sumini dengan lancangnya menggunakan semua barang milik ibunya seolah miliknya sendiri. Astutik tidak suka jika posisi ibunya digantikan oleh Sumini. Astutik tidak suka Sumini menjadi bayangan ibunya dengan bertingkah yang dimirip-miripkan dengan ibunya. Astutik mengusap airmatanya yang jatuh begitu saja. Menyuapkan nasi kedalam mulutnya dengan paksa.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai umi astuti pdf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status