Tetanggaku Luar Biasa
"Ah, orang kayak gitu, mah, nggak ada kapoknya, Jeng. Kapok, terus berubahnya cuma sebentar. Ntar kambuh lagi."
"Iya, Bu. Bener."
Tak terasa, semua pepes telah matang. Karena mengerjakan sambil bercerita tentang banyak hal, membuat pekerjaan terasa ringan dan cepat selesai. Aku berpamitan pada Ibu, untuk mandi dan membangunkan anak-anak karena hari mulai sore.
"Assalamu'alaikum."
Terdengar seseorang mengucap salam dari luar pintu dapur.