Nyawaku Untuk Obatmu
Terutama pintu ini, seolah-olah menjadi musuhnya, membuatnya merasa cemas setiap kali mendekat.
Akhirnya dia dengan tergesa-gesa menendang pintu terbuka, sambil berteriak memanggil namaku dengan keras, “Citra... uh.”
Yuda langsung muntah karena bau busuk yang sangat menyengat menyerangnya, setelah lama baru dia mengangkat kepala dan terpaku menatap wanita yang tertutup kain putih di atas tandu.
Wajah wanita itu tertutup, hanya satu tangan yang menggantung ke bawah, dengan cincin berlian di jari manisnya.
Hot Chapters