Istri Yang Tidak Di Inginkan
"Innalillahi. Ya Allah, sabar ya Nak Ara. Ibu mendoakan semoga ibu kamu lekas sembuh. Tentu, Ibu akan berikan kuncinya kepada Nak Dimas"
"Kamu mau pulang sendirian? Tidak diantar atau menunggu Nak Dimas dulu?" tanya Bu Siti dengan rasa heran, melihat Ara ingin pergi tanpa ditemani suaminya.
Ara menatap Bu Siti malu, sebelum menundukkan kepalanya. "Mas Dimas sibuk, Bu. Mas Dimas gak bisa nganter Ara" lirihnya sambil menggigit bibir, dengan hati mencelos, namun tetap beristighfar di dalam hati, karena dia terpaksa harus berbohong kepada orang lain demi memuluskan pelariannya.
Hot Chapters