Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!

Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!

Karena bisa makan hati terus jika dibiarkan. "Sudah ... sudah, kalian berdua jangan malah ribut. Kalian berdua itu seharusnya rukun, sebab kalian itu saudara, walau Iren bukan terlahir dari rahim Ibu," pinta Ibu. "Iya, Bu," ucapku.
1048.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

"Demi kebaikan saya atau Anda? Sepertinya demi kebaikan Anda." "Demi keselamatanmu, pergilah dari kota ini," ucap Ibu. Kemudian terdengar suara lelaki. "Sedang telepon dengan siapa?" "Oh, ini temanku ...." Itu Suara Ibu. Aku tidak mendengar lagi suara mereka karena panggilan telepon sudah berakhir. Pikiranku mencoba mencerna ucapan Ibu. Demi keselamatanku aku harus pergi dari kota ini? Ibu mungkin sedang mengigau. Memang siapa yang akan mencelakaiku?
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
Iparku Menjadi Ibu Susu Anakku

Iparku Menjadi Ibu Susu Anakku

Lisa tahu ungu adalah salah satu warna favorit kakaknya selain hitam dan cokelat. Lisa menatap keranjang bayi yang kosong itu. Ia ingat bayinya yang sempat ia bawa pulang dan ia tidurkan di kasur lantai rumah kontrakannya yang tipis dan usang itu. Bibirnya nenahan getaran kesedihan. Semua kenangan tentang bayi itu membuatnya sedih dan merasa kalau ia adalah ibu paling buruk di dunia ini. "Maafkan Mama, Nak," bisiknya.
611.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU 9 "Mau kemana, Nduk?" Tanya ibu khawatir. Aku mengusap air mata dengan punggung tangan. "Dinara mau ngekost, Bu. Bukan karena Dinara mau ngelawan sama Ibu, atau karena ngiri Ibu lebih sayang sama cucu dan menantu Ibu. Bukan! Tapi, Nara rasa, Nara butuh tempat untuk menyendiri. Nara ... Nara tak tega melihat Ibu kecapekan. Melihat ibu repot dengan pekerjaan yang tak ada habisnya. Tapi, Nara tak berdaya. Nara tak seperti mbak Ulya yang punya uang banyak untuk membayar jasa orang lain. Atau memberi upah pada mertuanya sendiri. Maafkan Nara, Bu. Kalau ibu menerima upah untuk membayar uang kuliah Nara, Nara tak bisa terima," sakit sekali dada ini saat berkata seperti itu.
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 990 kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Dia ibu kandungku? “Di mana wanita ini? Apakah dia masih hidup?” “Apa yang kamu rencanakan? Melakukan pertemuan mengharukan antara ibu dan anak? Ini omong kosong! Asal kamu tahu, Julia membuangmu begitu dia melahirkanmu karena kamu adalah penghambat hidupnya. Kamu seharusnya berterima kasih padaku karena sudah mengasihanimu dan meninggalkanmu di panti asuhan jelek itu.” Dia tertawa mengejek. “Kamu mengira kamu memiliki darah bangsawan. Kamu mirip sekali seperti Bibi Julia. Sama sepertimu, dia juga selalu bersedia melakukan apa pun demi uang dan hidupnya menjadi kacau seperti hidupmu yang kacau.”
9.286.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Pilihan Ibumu

Bukan Istri Pilihan Ibumu

Danu tersenyum memandangi moment manis antara ibu dan anak itu sambil menopang pipinya dengan sebelah tangan. “Kue yang kedua, untuk ibu yang selalu ada di sampingku. Selalu menemani aku di saat aku mengalami masa-masa sulit, hingga sekarang. Aku tidak akan pernah melupakan cinta ibu yang tidak pernah terbatas untukku.” Alana memberikan potongan kedua untuk Winarti. Membuat wanita paruh baya itu tersenyum dan matanya nyaris berkaca-kaca menatap Alana.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Anak Keponakanku

Ibu Susu Anak Keponakanku

“Nak, jangan dibaca lagi beritanya. Sudahlah, nanti juga reda.” Rindu mengangguk, tapi suaranya nyaris tak keluar. “Tapi, Bu… kenapa harus selalu muncul pas waktunya udah dekat kayak gini?” Ibu menatap putrinya pelan. “Mungkin karena bahagiamu besar, jadi ada aja yang iri.” Rindu tersenyum pahit. “Iya, mungkin.” Tak lama, ponselnya berdering. Nama Arka muncul di layar.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi

"Ibu ini ibu kandung kalian! Ibu mengandung kalian selama sembilan bulan, bertaruh nyawa demi melahirkan kalian! Ibu yang menyusui kalian pertama kali, mengajari kalian mengucapkan kata pertama, melangkah untuk pertama kalinya! Ibu bekerja keras karena ingin memberikan kehidupan terbaik untuk kalian! Sebenarnya apa salah Ibu sampai kalian begitu membenci Ibu ... hingga tega pakai serbuk sari untuk membunuh Ibu?" Makin dia bicara, makin dia emosional. Air matanya tumpah ruah, bercampur aduk dengan rasa patah hati dan putus asa. "Itu cuma kecelakaan." Dimas membela diri dengan suara lirih.
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

“Perempuan suci itu merebut segalanya. Nama. Kehormatan. Hidup yang seharusnya milikku.” "Kamu bukan ibuku? " Lutut Gandes luntruh ke tanah. “Aku membesarkanmu. Menunggu waktu tepat.” “Untuk apa?” Gandes berbisik. “Untuk melihatmu runtuh,” jawabnya tanpa ragu. “Seperti ibumu membuatku runtuh dulu.” Tangis Gandes pecah. “Aku percaya. Aku memanggilmu Mama.”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Khilaf yang pernah aku lakukan dahulu Tak berniat untuk menyakiti hatimu Oh, ibu (ibu) Cintamu tak mengenal waktu Kasihmu menyadarkan aku Tak ada yang lebih darimu Oh, ibu Apakah 'ku mampu membalas Semua yang telah kau beri dengan ikhlas? Nyawa pun rela 'kan kulepas Oh, ibu Doamu 'kan menuntun jalanku Cahaya terang dalam gelap langkahku Ke surga di kakimu Oh, menuju surga di kakimu (Oh, ibu) (Oh, ibu) Do'a Ibu by Armada Band
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai untukmu ibu exist
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status