Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa
Untuk kali ketujuh, ia kembali harus menaklukkan puncak tebing.
“Aku sudah siap, Inyiak,” ujar Buyung seraya menatap puncak tebing itu sendiri.
Sang harimau putih melenguh pendek sekali, lalu, makhluk buas dan sangat besar itu melompat dari satu batu ke batu lain. Tebing itu, laksana arena bermain bagi sang harimau, tiada kesulitan sama sekali baginya untuk bisa mencapai puncak tebing itu dengan mudah.
인기 회차