Insinyur Termalas Dari Dunia Lain
"Kau bukan lagi petani, Alexander. Kau adalah utusanku. Tubuh barumu memberimu kemampuan yang tidak dimiliki manusia biasa. Kau bisa memengaruhi pikiran, menanamkan keraguan, mengubah arah keputusan. Kau bisa muncul di mimpi para pemimpin, membisikkan peringatan di telinga mereka. Kau bisa menjadi angin yang mengubah arah panah, atau kerikil yang membuat kuda tersandung. Intervensi kecil, tapi dampaknya besar."
Dewa itu berhenti sejenak, memberi waktu bagi Alexander untuk memahami.
"Tapi ingat, kau tidak bisa mengubah kehendak bebas sepenuhnya. Kau hanya bisa memberi mereka kesempatan kedua, menyadarkan mereka sejenak dari kegilaan. Keputusan akhir tetap di tangan mereka. Tugasmu adalah mema
Bab Populer