Bloody Revenge
Soal kematian Monic pada malam itu.
“Kalau boleh tahu, kejadian malam itu seperti apa?” Angga bertanya dengan hati-hati. Takut membangkitkan trauma calling.
“Sore itu, Monic ada les tambahan Matematika di sekolah dengan Pak ... ah, siapa guru Matematikanya saya lupa. Lesnya sampai magrib. Sama seperti malam sebelumnya, sampai jam sembilan malam dia belum pulang. Kami mengira dia mengerjakan PR di sekolah. Sampai, tiba-tiba pada tengah malam Pak Kepsek datang bersama Monic yang sudah tidak bernyawa. Waktu itu, kondisi Monic sangat mengenaskan, kepalanya pecah. Darah bercucuran di mana-mana,” kenang gadis itu.
Hot Chapters