Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Accept My Revenge

Accept My Revenge

1. Clara Alexander (20 tahun) Seorang gadis yang ingin membalas dendam atas kematian ayahnya. Dia ingin merebut kembali perusahaan sang ayah yang telah dikembangkan dengan susah payah. Jika bukan karena diselamatkan oleh seseorang yang bernama Albert, ia pasti akan bernasib sama seperti ayahnya. Selama tiga tahun, ia dilatih menjadi tangguh agar bisa mengalahkan pamannya. Pamannya adalah penyebab kematian sang ayah. Karakter Clara awalnya ceria namun sekarang, tidak karena kematian ayahnya.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai vengeance university
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

ucap Tania. "Maksudmu?" Dirga bertanya, dia tidak mengerti apa yang sedang dipikirkan Tania. "Dendam!" Tania menegaskan kalimatnya. "Den--dendam?" ulang Dirga dan Alex bersamaan. "Iya. Dia akan mencari orang-orang yang dianggap telah membuat hidupnya hancur. Dan orang itu termasuk kamu, Dirga," terang Tania. "Gendis, dia dendam padaku?" tanya Dirga.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai vengeance university
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi untuk balas dendam

Reinkarnasi untuk balas dendam

Joya dan orang- orang lainnya dengan tenang melihat cara keluarga Izaac di perlakukan. Saat Joya memperhatikan mereka, dia tidak buruk atau baik untuk mereka. Seolah- olah dia telah melepaskan balas dendam. Menurutnya, ini adalah kejatuhan keluarga Izaac. Mereka bangga, kesombongan mereka, fasad mereka... semua yang disukai keluarga Izaac hancur di dalam aula itu. Pada saat itu di dalam aula ketika dia melihat kalau semua orang tahu tentang perbuatan buruk keluarga Izaac, dia merasakan dalam jiwanya kalau balas dendamnya telah berakhir..
1042.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai vengeance university
Baca
+Pustaka
Unperfect Marriage Revenge

Unperfect Marriage Revenge

Dan Laura hanya membalasnya dengan senyuman sinisnya. "Ya, cepat bunuh aku!" pinta Laura dengan suara serak, kesadarannya pun perlahan menghilang. Dan tepat saat kegelapan baru akan menjemputnya, Erlan melepaskannya, dan mendorong Laura hingga tersungkur ke lantai, "Mati hanyalah hukuman termudah untukmu!" desis Erlan. Bagus! Lebih baik Laura menghadapi amarah Erlan, daripada membiarkan pria itu mendapatkan tubuhnya lagi.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai vengeance university
Baca
+Pustaka
Love in Revenge

Love in Revenge

Sejak kembali dari apartment Darren, Vallery masih mengurung dirinya di kamar, dia tidak mempedulikan suara teriakan dari luar yang memanggil namanya. Apa yang terjadi kemarin dan semalam terus saja berputar di dalam ingatan Vallery, pengkhianatan Yuka dan pertemuannya dengan Darren, Vallery mengambil fotonya ada di atas meja. "Cih ... lelaki berengsek, hanya mengambil keuntungan dari wanita saja," ucap Vallery lalu melempar bingkai yang terdapat fotonya bersama dengan Yuka sang mantan kekasih.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai vengeance university
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

Membunuh adiknya sendiri hanya demi sebuah ambisi. “Baiklah, Non. Aku akan mengambilkan ponsel jika Nona membutuhkannya,” kata Rana sambil berlalu. Randu melihat Rana masuk, tapi mengabaikan lelaki tua itu. Kini dia sedang kebingungan merencanakan apalagi. Titik terangnya untuk balas dendam seolah buntu.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai vengeance university
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Dosen Killer

Mengejar Cinta Dosen Killer

“Aturannya jelas. Kamu yang mulai.” Taruhan itu terlintas jelas di benak Hera dan Dania. Tapi bodohnya aku pun menyetujuinya. “Itu cuma omongan!” bantah Amara. “Aku lagi kesal waktu itu.” “Tapi taruhan tetap taruhan,” Dania menimpali. “Lagipula… kamu butuh distraksi, Mara.” Amara terdiam lama. “Kalian tahu dia dosen aku.” “Justru itu tantangannya,” kata Hera. “Dosen killer. Dingin. Anti mahasiswi. Perfect.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai vengeance university
Baca
+Pustaka
Queen of Revenge

Queen of Revenge

"Ulangi!" "Harusnya tidak udah belajar etiket!" Mungkin sudah ratusan kali sampai sampai punggung Selena terasa sedikit nyeri. Tapi Selena menahan semua itu. Viscountess tidak pernah menggunakan kekerasan dalam pelajarannya jadi Selena cukup beruntung, hanya kata kata verbal dan perlakuan buruk. Selama tetap tidak pernah menyerah dengan semua itu. Dia terus mengulangi persis seperti yang disuruh oleh viscountess.
877 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai vengeance university
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status