Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan
Tiba-tiba telepon berdering.
Bastian tidak menyalakan speaker, dia langsung mengangkatnya.
"Hallo."
"Pak, maaf ini ada telepon dari Mr Roberto," kata Vanya.
"Iya sambungkan, Van." Untunglah ada urusan mendadak ini, semoga bisa mengalihkan perhatiannya.
"Baik Pak," jawab Vanya.
Kemudian Bastian membahas perusahaannya yang baru berjalan di Singapura, sehubungan dengan limbah yang dihasilkan, pemerintah ingin perusahaannya menjadi salah satu perusahaan percontohan yang ramah lingkungan.
Hot Chapters