Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MISTERI LIONTIN VAMPIR

MISTERI LIONTIN VAMPIR

Ruangan menjadi hening, atmosfer menjadi tegang saat semua orang menunggu dengan nafas tertahan. Dalam keheningan itu, pandangan tajam Sang Lady mulai bergerak, memindai setiap sudut ruangan dengan kecermatan. Matanya melintasi bar yang penuh dengan orang-orang, mencari jejak-jejak kehadiran Lucius.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Alegoria

Alegoria

Lady Earlene melenguh panjang. “Tenanglah, sweetheart. Dia belum datang,” William menenangkan dengan manja. Gadis yang dipanggil sweetheart itu adalah Lindyana Eyleen Pearce, anak dari bangsawan Pearce. Namun orang-orang lebih akrab memanggilnya Linda. Setelah resmi bertunangan dengan William Wermelinger Alegra, Linda mulai aktif ikut serta dalam kegiatan internal kerajaan-walau kadang kala Lady Earlene dan Alexandrina protes karena gadis itu selalu membuat heboh dengan tingkah konyolnya. Sangat tidak bangsawan, demikian singkatnya Lady Earlene menyimpulkan. “Apa yang akan dia lakukan disini?” Adrien memecah keheningan. Namun semua mengangkat bahu hingga keheningan yang pecah berubah menjadi
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Sayembara Cinta Sang Pangeran

Sayembara Cinta Sang Pangeran

sapa sosok rupawan bermata cokelat terang itu duduk di sofa kamar tidur Lady Amelia. Dengan terperangah gadis itu segera menekuk lututnya di hadapan sang pangeran Wisteria. "Selamat siang, Your Grace. Apa Anda telah lama menungguku?" balas Lady Amelia. Dia cemas karena tubuhnya kotor terkena debu jalanan saat berkuda di turnamen tadi. Dia belum sempat mandi lagi. "Sekitar setengah jam sepertinya. Apa ada yang kau kuatirkan, Amy?" tanya Pangeran William menyelidik wajah yang nampak gelisah itu.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Suami Setelah Mantan Kekasihnya Kembali

Dicampakkan Suami Setelah Mantan Kekasihnya Kembali

Pengawal yang sedari tadi menunggu di depan langsung membukakan pintu dengan hormat. Inara keluar dari mobil, langsung melangkah anggun ke dalam ruangan. Gaun hitam berkilau membalut tubuhnya yang ramping. Rambut disanggul dengan beberapa helainya dibiarkan saja membuat penampilannya makin memukau. Beberapa pasang mata tertuju padanya begitu memasuki ruangan, tak terkecuali Damian yang langsung membulatkan mata melihatnya. Antara senang karena bisa bertemu dengan Inara, tetapi juga penasaran, kenapa wanita itu bisa berada di sini? Siapa yang mengundangnya?
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Terjebak di Dunia Lain

Terjebak di Dunia Lain

Nathan berusaha menjelaskan pada pak Kyai yang terlihat tetap bersikukuh dengan pendapatnya. "Mereka sekarang sedang berada di luar pak, salah satu di antaranya adalah dayang istana kepercayaan kakekku, izinkan aku bertemu dengannya. Namanya Lady Sina. Masuklah Lady !" Tanpa menunggu persetujuan Kyai Lukman, Nathan meminta Lady Sina yang berdiri di luar untuk segera masuk. Pintu terbuka dengan perlahan, nampaklah seorang wanita yang sangat cantik datang dengan langkah yang anggun menghampiri mereka berdua.
9.541.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Di Atas Ranjang Duke Cassian

Di Atas Ranjang Duke Cassian

ucapnya memberi saran. "Benar! Benar sekali! Itu saran yang masuk akal!" sahut lady yang lain. Marchioness Selva menyambut saran itu dengan memerintahkan beberapa prajurit untuk memeriksanya di ruang tunggu. Atas desakan para bangsawan yang ingin mencari muka pada Putri Kerajaan, penjaga istana pun melakukan penggeledahan di seluruh area ruang tunggu. Florence hanya bisa berdiri kaku, hatinya mulai merasakan firasat buruk yang luar biasa saat para prajurit memasuki ruang tunggu pribadinya.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Penguasa Sembilan Pintu Kematian

gumam Lady Wang yang masih berdiri di depan jendela sebuah kamar yang ada di salah satu paviliun. "Siapakah yang hendak disambut oleh Ketua Xie?" Lady Jing bangkit dari kursi yang didudukinya dan merapikan kain yang menyelimuti tubuh Tian Min. "Entahlah! Aku tidak tahu." Lady Wang menggelengkan kepalanya pertanda dia tidak mengetahui siapa yang tengah dinantikan Xie Jing Cuan.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
MENJADI SELIR SANG PANGERAN KEJAM

MENJADI SELIR SANG PANGERAN KEJAM

Tetapi bagi Liora, gaun ini terasa seperti rantai yang mengikatnya semakin erat dalam permainan politik istana. Pelayan wanita dengan hati-hati menyisir rambutnya, menatanya dengan sempurna. Tidak ada mahkota di kepalanya, tetapi kalung berlian yang menggantung di lehernya cukup untuk menunjukkan posisinya sebagai seseorang yang telah dipilih oleh sang pangeran. Di sudut ruangan, seorang pengawal istana menunggu. “Elgard menginginkan Anda segera hadir di aula perjamuan,” katanya tanpa ekspresi.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Wait At 24

Wait At 24

Apa nomor yang diberikan padaku itu main-main, apa dia datang hanya untuk menguji kesabaranku lagi di saat dua puluh hari menuju umurku yang ke 24. Seperti biasa dengan terburu-buru Lala selalu menghampiri mejaku. Memang sudah menjadi hobinya berlari ketika ada berita yang ingin dia sampaikan, padahal jalan juga kan bisa. Tapi wanita berperawakan cukup berisi ini lebih menyukai membuat ricuh koridor kantor dengan suara langkah kakinya. "Ya, Ya,, uhuk. Itu ada yang nyari !!" Kata Lala sambil mencoba mengatur nafas
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Cinta Membara Seorang Luna Yang Diabaikan

Cinta Membara Seorang Luna Yang Diabaikan

Dalam dokumen yang ditulis oleh pendahulu mengenai aturan keberadaan Selir Kerajaan, tertulis bahwa selir tidak berhak mendapatkan dayang dan pendamping. Tetapi tawaran aku membawa sesuatu yang lain. Aku bisa melihat mata Jermaine berbinar-binar lega. Kehadiran dayang sangat penting bagi serigala betina bangsawan. Itu seperti menunjukkan kepada orang-orang statusnya. Semakin kompeten dan terkenal seorang lady-in-waiting, semakin besar pula kekaguman orang-orang. “Kau akan melakukan itu untuk Luelle?”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status