Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MISTERI LIONTIN VAMPIR

MISTERI LIONTIN VAMPIR

Ruangan menjadi hening, atmosfer menjadi tegang saat semua orang menunggu dengan nafas tertahan. Dalam keheningan itu, pandangan tajam Sang Lady mulai bergerak, memindai setiap sudut ruangan dengan kecermatan. Matanya melintasi bar yang penuh dengan orang-orang, mencari jejak-jejak kehadiran Lucius.
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Alegoria

Alegoria

Lady Earlene melenguh panjang. “Tenanglah, sweetheart. Dia belum datang,” William menenangkan dengan manja. Gadis yang dipanggil sweetheart itu adalah Lindyana Eyleen Pearce, anak dari bangsawan Pearce. Namun orang-orang lebih akrab memanggilnya Linda. Setelah resmi bertunangan dengan William Wermelinger Alegra, Linda mulai aktif ikut serta dalam kegiatan internal kerajaan-walau kadang kala Lady Earlene dan Alexandrina protes karena gadis itu selalu membuat heboh dengan tingkah konyolnya. Sangat tidak bangsawan, demikian singkatnya Lady Earlene menyimpulkan. “Apa yang akan dia lakukan disini?” Adrien memecah keheningan. Namun semua mengangkat bahu hingga keheningan yang pecah berubah menjadi
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Sayembara Cinta Sang Pangeran

Sayembara Cinta Sang Pangeran

sapa sosok rupawan bermata cokelat terang itu duduk di sofa kamar tidur Lady Amelia. Dengan terperangah gadis itu segera menekuk lututnya di hadapan sang pangeran Wisteria. "Selamat siang, Your Grace. Apa Anda telah lama menungguku?" balas Lady Amelia. Dia cemas karena tubuhnya kotor terkena debu jalanan saat berkuda di turnamen tadi. Dia belum sempat mandi lagi. "Sekitar setengah jam sepertinya. Apa ada yang kau kuatirkan, Amy?" tanya Pangeran William menyelidik wajah yang nampak gelisah itu.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Suami Setelah Mantan Kekasihnya Kembali

Dicampakkan Suami Setelah Mantan Kekasihnya Kembali

Pengawal yang sedari tadi menunggu di depan langsung membukakan pintu dengan hormat. Inara keluar dari mobil, langsung melangkah anggun ke dalam ruangan. Gaun hitam berkilau membalut tubuhnya yang ramping. Rambut disanggul dengan beberapa helainya dibiarkan saja membuat penampilannya makin memukau. Beberapa pasang mata tertuju padanya begitu memasuki ruangan, tak terkecuali Damian yang langsung membulatkan mata melihatnya. Antara senang karena bisa bertemu dengan Inara, tetapi juga penasaran, kenapa wanita itu bisa berada di sini? Siapa yang mengundangnya?
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Terjebak di Dunia Lain

Terjebak di Dunia Lain

Nathan berusaha menjelaskan pada pak Kyai yang terlihat tetap bersikukuh dengan pendapatnya. "Mereka sekarang sedang berada di luar pak, salah satu di antaranya adalah dayang istana kepercayaan kakekku, izinkan aku bertemu dengannya. Namanya Lady Sina. Masuklah Lady !" Tanpa menunggu persetujuan Kyai Lukman, Nathan meminta Lady Sina yang berdiri di luar untuk segera masuk. Pintu terbuka dengan perlahan, nampaklah seorang wanita yang sangat cantik datang dengan langkah yang anggun menghampiri mereka berdua.
9.541.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Di Atas Ranjang Duke Cassian

Di Atas Ranjang Duke Cassian

ucapnya memberi saran. "Benar! Benar sekali! Itu saran yang masuk akal!" sahut lady yang lain. Marchioness Selva menyambut saran itu dengan memerintahkan beberapa prajurit untuk memeriksanya di ruang tunggu. Atas desakan para bangsawan yang ingin mencari muka pada Putri Kerajaan, penjaga istana pun melakukan penggeledahan di seluruh area ruang tunggu. Florence hanya bisa berdiri kaku, hatinya mulai merasakan firasat buruk yang luar biasa saat para prajurit memasuki ruang tunggu pribadinya.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 361 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Penguasa Sembilan Pintu Kematian

gumam Lady Wang yang masih berdiri di depan jendela sebuah kamar yang ada di salah satu paviliun. "Siapakah yang hendak disambut oleh Ketua Xie?" Lady Jing bangkit dari kursi yang didudukinya dan merapikan kain yang menyelimuti tubuh Tian Min. "Entahlah! Aku tidak tahu." Lady Wang menggelengkan kepalanya pertanda dia tidak mengetahui siapa yang tengah dinantikan Xie Jing Cuan.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Di ambang pintu, Kepala Pelayan Istana, seorang pria tua dengan wajah seperti perkamen kusut, menunggu dengan kepatuhan yang dingin. "Selamat datang kembali, Duke Villon," sapa Kepala Pelayan itu, membungkuk dalam-dalam. "Lady Villon. Putra Mahkota menunggu Anda di Ruang Konferensi Utama." Eleanora melirik cepat pada sekelompok pelayan yang berdiri di belakang Kepala Pelayan. Lirikan mereka terlalu lama, terlalu ingin tahu, dan terlalu menilai.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Me After You

Me After You

Belinda yang terlihat cantik dengan long maxi dress evening party model ball gown yang memiliki desain mewah dengan bagian bawah yang melengkung anggun, terlihat membaur dengan tamu lainnya sambil terus merangkul lengan Henry. 'Pria itu telah memanfaatkan kondisi Belle dengan sangat baik!" keluh Victorino dalam hatinya. Meski terlihat canggung, bibir wanita itu masih terus mengulas senyum lembutnya, membuatnya semakin cantik dan menggoda. “Dengar-dengar wanita itu adalah Lady Belinda, pewaris Duke of Deshire!” seru seorang pria lagi. “Ya, benar. Dan masih single. Wanita itu tangkapan besar kalau kau bisa mendapatkannya!” sambung yang lainnya.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
MENJADI SELIR SANG PANGERAN KEJAM

MENJADI SELIR SANG PANGERAN KEJAM

Tetapi bagi Liora, gaun ini terasa seperti rantai yang mengikatnya semakin erat dalam permainan politik istana. Pelayan wanita dengan hati-hati menyisir rambutnya, menatanya dengan sempurna. Tidak ada mahkota di kepalanya, tetapi kalung berlian yang menggantung di lehernya cukup untuk menunjukkan posisinya sebagai seseorang yang telah dipilih oleh sang pangeran. Di sudut ruangan, seorang pengawal istana menunggu. “Elgard menginginkan Anda segera hadir di aula perjamuan,” katanya tanpa ekspresi.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lady in-waiting
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Lady in Waiting' karya Anne Glenconner bercerita tentang kehidupan pribadinya sebagai dayang istana kerajaan Inggris. Buku ini mengungkap pengalaman uniknya melayani Putri Margaret selama beberapa dekade, termasuk dinamika rumit di balik tembok istana yang jarang terlihat publik.

Glenconner membagikan kisahnya dengan jujur dan mengharukan, mulai dari pernikahan yang penuh gejolak hingga persahabatannya yang kompleks dengan sang putri. Yang menarik, buku ini tidak sekadar memoar biasa, tapi juga potret sosial era 1950-an hingga 1990-an, di mana posisi dayang istana memiliki peran penting namun sering diabaikan dalam sejarah.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status