Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AURORA

AURORA

Sosok tingginya tampak bimbang sejenak, “Terkadang berwarna putih, kuning, biru muda, kemudian kelabu. Tergantung penyesalan apa yang membuat mereka belum bisa meninggalkan dunia ini.” “Oh jadi tidak semua manusia yang mati langsung bertemu dengan Rasi Bintang Kematian?” tanyaku terkejut karena baru mengetahui fakta tersebut. “Syarat untuk mengumpulkan jiwa yang murni adalah harus berwarna putih. Jika bertemu dengan jiwa yang berwarna selain putih dan hitam merah, itu berarti mereka memiliki penyesalan. Dan terkadang, mereka tidak tahu apa penyesalan mereka.” Aquilla melirikku dari sudut matanya, “Membantu mereka menemukan penyesalan mereka adalah hal yang merepotkan jika kau bertemu dengan
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

“Yang ini punyaku. Waktu itu Raka dan Jaka ikut, tapi mereka menolak menulis doa. Kertas putih itu milik Jaka, tapi aku ragu ada isinya. Nanti saja kita buka bersama dia.” Mahira menatap botol biru itu dengan perasaan aneh. Biru: warna yang sering dikaitkan dengan kesedihan, logika, dan harapan. Seakan cocok dengan Bara masa remaja yang ia kenal, keras di luar tapi rapuh di dalam.
10140.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Baca Semua Ulasan
SEHARUSNYA KAU IKUT MATI

SEHARUSNYA KAU IKUT MATI

Sehingga, semua teriakan dari Tono dan Adi tak dia hiraukan sesaat. Karena, tepat di salah satu sudut matanya, dia melihat dengan jelas sesuatu yang berdiri dan menatapnya dengan tatapan yang sangat menakutkan. Sosok yang dibalut dengan kain kafan, dengan wajahnya yang pucat dengan leher yang sedikit menekuk ke arah kiri akibat benturan keras dari atas pohon pada saat dia meninggal. Lubang hidungnya masih tertutup oleh kapas berwarna putih yang menambah kesan seram apabila kita melihatnya bergerak.
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Dia hanya berharap bahwa semua ini cepat berakhir, dan apabila dia mati di tempat ini, dia hanya ingin untuk merasakannya dengan cepat tanpa menderita dengan rasa sakit yang dia rasakan lebih dari ini. Nyi Bodas yang merasakan hembusan angin yang sangat kuat yang berasal dari pintu masuk Pasar Jurig itu hanya bisa menutup matanya dengan tangannya. Dan ketika hembusanya terhenti dan dia membuka tangannya yang menutupi wajahnya. Dia melihat sesosok manusia yang secara tiba-tiba muncul di depannya. Namun dia melihat manusia itu dikelilingi oleh aura berwarna biru yang tipis dan menutupi keseluruhan tubuhnya.
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.1K kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Hamil Anak Genderuwo

Hamil Anak Genderuwo

"Bu? Kenapa jenazah suamiku wajahnya membiru seperti ini? Apa ada yang salah dengan jenazahnya?" Esmeralda memekik, yang membuat perhatian para tetangganya yang datang untuk membacakan doa, tersita padanya. Bu Aurora seolah memberi kode pada menantunya itu dengan kedipan mata. Tapi Esmeralda tidak mengerti kode-kode yang telah diberikan oleh ibu mertuanya.
1024.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 725 kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah karena Wasiat

Terpaksa Menikah karena Wasiat

Warga berhamburan menghampiri sebuah mobil berwarna silver di tengah jalan dan truk logistik yang terjungkal ke sungai. Ingatan demi ingatan tentang masa indah kebersamaan mereka terputar layaknya kaset yang mundur dengan kecepatan 4 kali. Tawa seseorang tak akan kekal, sebahagia apapun dia selagi mata terbuka. Hanya kedamaian yang terwakili dari wajah Eric. Maut membawa mereka bersama ke akhirat. Tak disangka, semua terjadi begitu saja tanpa diketahui keduanya. Firasat akan terjadi sesuatu dirasakan Monica sebelum ajal menjemput mereka.
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Baca
+Pustaka
Di Ujung Perpisahan

Di Ujung Perpisahan

Ia kehilangan kata-kata dengan mata yang sudah berkaca-kaca. Dengan menahan isakannya, Biru membuka suara. "Jadi.. Indah ingin mendonorkan organ tubuhnya jika sudah meninggal nanti? Lalu.. dia juga ingin dimakamkan di tempat yang jauh tanpa diketahui siapapun?" Biru terbata-bata mengucapkannya. Dokter Emil menghela nafas panjang lalu mengangguk.
1050.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Baca
+Pustaka
Pembalasan Mantan Istri CEO

Pembalasan Mantan Istri CEO

Lelaki itu mengulum senyum mengingat kebaikan Bernie. Kumi menyimak cerita Pak Dewa dengan seksama. “Sayangnya, dia meninggal dunia setahun lalu saat berenang di Pulau Menjangan.” Senyum Pak Dewa memudar. “Kami juga mengaben jenazah Bernie sesuai dengan surat wasiatnya yang dia tulis di buku diarynya.” Pak Dewa memperlihatkan foto-foto saat upacara ngaben Bernie.
1043.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Baca
+Pustaka
Istri Pilihan Suami

Istri Pilihan Suami

Mobil Najwa semakin mendekat ke arah rumahnya dan ia memutuskan memarkir mobilnya di depan rumahnya lalu kemudian keluar. “Bu Najwa?” sapa salah satu tetangga Najwa pada Najwa yang terlihat kebingungan saat menatap bendera berwarna putih di sela-sela pagarnya. “Siapa yang meninggal, bu?” tanya Najwa pada tetangganya. “Bu Ida,” jawab tetangganya. “Innalillahi wa innalillahi rojiun,” jawab Widya spontan. Saking kagetnya, Najwa sampai tak bisa mengucapkan apapun.
1065.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Baca
+Pustaka
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

Spontan dia melepas utas mayat tersebut seraya beringsut menjauh. "Aaahhh!" Tidak sadar Basri berteriak dengan raut wajah memucat pasi. Di terangi cahaya remang lentera, terlihat samar wajah Kesih yang tertutupi kapas putih. Sebagian sudah terlepas hingga tampak sekali bagaimana kondisi mayat tersebut kini. Membengkak putih pasi, dengan bola mata menonjol seperti hendak mencelat jauh dari dalam rongganya. Tidak lagi berwarna hitam atau coklat sebagaimana umumnya mata manusia hidup, melainkan memudar senada dengan corak keseluruhan bulatan tersebut. Sementara di bagian seputar pipi tampak menggelembung besar seperti bersiap-siap pecah masai. Mengerikan sekali. Jauh berbeda dengan kejelitaan y
8.512.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai wajah membiru saat meninggal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status